19/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Kemenkumham Jateng Lakukan Langkah Progresif Evakuasi Kapal Pengayoman IV di Perairan Nusakambangan

CILACAP (BANYUMAS POS) – Dalam rangka penanganan lalu lintas di perairan Nusakambangan serta evakuasi bangkai kapal Pengayoman IV dan truk yang tenggelam Jumat, (17/9) kemarin, Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jawa Tengah gelar konsolidasi dengan otoritas terkait.

Konsolidasi yang digelar Sabtu, (18/9) di ruang pertemuan Gedung Dermaga Wijayapura Nusakambangan sebagai langkah progresif yang terus dilakukan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah.

Dalam konsolidasi tersebut, Kepala Kantor Kemenkumham Jawa Tengah, A. Yuspahruddin bersama Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Pimti Pratama Kanwil Jateng bertemu Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cilacap, Capt. Purgana serta General Manager PT. Pelindo III (Persero) Tanjung Intan Cilacap, Sutopo.

Usai pertemuan, Kepala Kantor Wilayah menjelaskan, bahwa jajarannya banyak dibantu elemen terkait, mulai Polres Cilacap, Lantamal Cilacap, Basarnas dan Kodim 0703/Cilacap.

“Kita juga dibantu Polair, KSOP, untuk mencari tempat di mana truk itu berada,” jelas Yuspahruddin memberikan keterangan.

Sekarang, lanjutnya sudah didapatkan truknya. Kemudian akan nanti dilakukan evakuasi terhadap truk itu, sehingga perairan ini, pelayaran bisa berjalan lancar (kembali).

“Dari pertemuan itu, semua pihak bersepakat akan terus melakukan komunikasi, koordinasi dan kerjasama secara intens terkait penanggulangan pasca musibah,” katanya.

Dia menambahkan, bahwa kami sudah bekerjasama dengan KSOP, Pelindo, dan Pertamina serta dengan PT SBI. Mudah-mudahan kerjasama yang akan dilakukan, kita bisa mengevakuasi truk yang berada di dalam laut, di perairan ini.

“Kapal itu nanti (Pengayoman IV, red) walaupun pengakuan KSOP kapal itu tidak mengganggu pelayaran, tetapi itu juga harus kita evakuasi, sehingga pelayaran berjalan lancar,” imbuhnya.

Sementara, Kepala KSOP menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan kepada Kemenkumham dari sisi teknis. Capt. Purgana juga menjelaskan langkah konkrit yang akan dilakukan pihaknya.

“Mudah-mudahan siang ini bersama navigasi, kita akan sweeping untuk muatan yang jatuh di mana. Nanti kita akan tandai dengan sarana bantu navigasi sementara,” ujarnya.

Capt. Purgana menegaskan, bahwa kalau itu memang sudah ada tanda, nanti kita akan coba untuk mengevaluasi apakah kapal sudah bisa masuk atau belum. Kita tunggu saja nanti hasilnya siang ini. Dari analisa kami, melihat kondisi di TKP, kami percaya proses evakuasi berjalan lancar.

“Kalau untuk kapalnya sendiri itu sudah kelihatan, dan tidak mengganggu alur. Tinggal ada beberapa truk dan mobil yang harus kita cari posisinya ada dimana. Memang karena alur pelayaran disini cukup rendah, 10,4 meter maksimum,” ungkapnya.

Ia berharap rencana evakuasi berjalan sesuai rencana, mengingat kondisi cuaca di perairan Nusakambangan saat ini cukup baik.

“Kita sama sama doakan mudah-mudahan siang ini, biar kita tahu posisi muatan itu ada di mana, sehingga pada akhirnya saya akan mengevaluasi bisa masuk atau tidak kapal-kapal yang akan menuju ke pertamina atau area pulau atau untuk pelabuhan umumnya PT Pelindo,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *