14/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Kejari Kebumen Digugat Setelah Sita Aset Tersangka Perkara Kredit Bermasalah

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Kurang dari sepekan setelah menyita dua bidang tanah dan bangunan vila, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen dipraperadilankan oleh Gym, tersangka kredit bermasalah di BPR BKK Kebumen tahun 2011.

Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen, Slamet Riyanto melalui Kepala Seksi Intel Kejari Kebumen, Faizal Cesario Arapenta membenarkan adanya permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum tersangka Gym, Selasa (13/4/2021).

Permohonan gugatan praperadilan akan disidangkan di Pengadilan Negeri Karanganyar. Pengadilan juga telah menjadwalkan sidang praperadilan dengan termohon Kejari Kebumen, Senin tanggal 30 April mendatang.

Sebelumnya telah diberitakan, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen pada Kamis (8/4/2021) lalu telah menyita dua bidang tanah dan sebuah vila di Desa Trengguli dan Desa Gumen, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.

Tiga nama tengah berebut kursi Sekda. Penyitaan tanah dan bangunan yang diduga milik tersangka Gym tersebut dipimpin ketua tim penyidik yang juga Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kebumen, Budi Setyawan.

Penyitaan tanah dan bangunan, merupakan pengembangan penyidikan perkara dugaan kredit bermasalah di BPR BKK Kebumen tahun 2011 lalu.

“Penyitaan itu berdasarkan penetapan sita dari Pengadilan Negeri Karanganyar pada 30 Maret 2021. Sejak disita, bangunan vila yang dikelola istri tersangka Gym, dinyatakan tidak boleh dioperasikan oleh siapa pun,” jelas Cesario.

Terkait kerugian negara atas kasus BPR BKK Kebumen tersebut, Kejari Kebumen telah menerima laporan hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jateng.

“Berdasarkan laporan itu, jumlah kerugian negara mencapai Rp 8,771 miliar,” ucapnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *