04/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Kodim Banyumas Gelar Vaksinasi Bagi Pelajar

BANYUMAS (BANYUMAS POS) – Jelang pembelajaran tatap muka (PTM), Kodim 0701/Banyumas bekerjasama dengan Rumkit Tk III 04.06.01 Wijayakusuma dan Dinas kesehatan Banyumas menggelar vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kabupaten Banyumas.

Dalam vaksinasi yang digelar Sabtu (04/09/2021), Kodim 0701/Banyumas menyiapkan 500 dosis vaksin sinovak kepada para pelajar. Kegiatan bertempat di Aula Jendral Soedirman, Makodim 0701/Banyumas.

Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Candra mengatakan, vaksinasi kepada pelajar ini guna persiapan pembelajaran tatap muka yang akan dimulai pada hari senin 6 september. Vaksin diberikan kepada pelajar usia 12 hingga 17 tahun.

“Tujuan vaksinasi ini untuk mencegah Covid-19 karena menimbulkan atau menstimulasi kekebalan spesifik dalam tubuh, khususnya para pelajar. Sebab jika cakupan vaksinasi tinggi dan merata di suatu daerah, maka akan terbentuk kekebalan kelompok (herd immunity),” ungkapnya.

Lanjut Dandim, serta mengurangi dampak yang ditimbulkan jika kita tertular Covid-19 karena setelah di vaksin dapat memberi perlindungan tubuh agar tidak jatuh sakit akibat Covid-19.

Letkol Inf Candra berharap, kehadiran vaksin Covid-19 bagi pelajar di Kabupaten Banyumas dapat memberikan harapan baru dalam mengendalikan pandemi di Indonesia.

Dia menjelaskan, peserta vaksin harus melaksanakan Protokol kesehatan. Yakni datang harus menggunakan masker, menunggu dipanggil harus jaga jarak, atau duduk ditempat yang sudah disediakan oleh petugas.

“Terutama saat menunggu giliran agar tidak sampai terjadi kerumunan yang justru dapat menimbulkan klaster baru, serta wajib makan dulu sebelum di vaksin,” tegasnya.

Dandim menambahkan, sebelum divaksin, para pelajar melalui serangkaian tes, baik konsultasi tentang riwayat penyakit, skrining, dan tensi darah, serta betul-betul umurnya sudah mencapai 12 tahun.

“Jadi hanya yang memenuhi syarat saja yang boleh di vaksin,” ucap Dandim.

Menurutnya, penerapan disiplin Protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Prokes 5M harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir. Jadi setelah di vaksin, jangan sampai disiplin menurun,” ujar Dandim. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *