17/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

HUT RI Ke-76, Tiga Napi Rutan Banyumas Kasus Pidum Mendapat Remisi 

BANYUMAS (BANYUMAS POS) – Tanggal 17 Agustus adalah moment yang sangat ditunggu oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Mereka menanti pemberian potongan masa tahanan (remisi).

Pada HUT RI ke-76 tahun 2021 ini rutan Banyumas melepas 3 orang narapidana kasus Pidana umum setelah memperoleh Remisi Umum.

Bupati Banyumas, Achmad Husein melalui Asisten Pembangunan dan Kesra Setda Kabupaten Banyumas, Didi Rudwianto secara simbolis memberikan SK Remisi bersamaan dengan Narapidana Lapas Kelas II A Purwokerto dan Lapas Narkotika Kelas II B Purwokerto di Smart Room Graha Satria Purwokerto yang terhubung secara Teleconference dengan Graha Bhakti Ditjenpas di Veteran 11 Jakarta.

Kepala Rutan Banyumas, saat mendampingi warga binaannya menerima SK remisi menyampaikan, bahwa remisi ini diberikan kepada Narapidana yang telah berdedikasi dan menunjukan perubahan menuju lebih baik.

Lanjutnya, remisi umum ini merupakan hak mereka warga binaan, apabila selama menjalani masa pidana menunjukan perilaku yang baik kepada sesama dan petugas serta tidak terjadi pelanggaran indisipliner, maka kami usulkan remisi kepada pemerintah, melalui Sistem Database Pemasyarakatan.

“Kami sampaikan selamat kepada warga binaan yang setelah memperoleh remisi ini, bisa langsung bebas dan dapat berkumpul lagi dengan keluarga,” katanya.

Salah satu Napi yang memperoleh remisi, Rasim (41) mengungkapkan rasa bahagianya, dia bisa kembali ke keluarga dan masyarakat setelah menjalani pidana selama 10 bulan.

“Alhamdulillah, bisa kembali kerumah dan berkumpul dengan keluarga kami, bahagia sekali dan terimakasih kepada pemerintah,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A Yuspahruddin dalam Siaran Persnya menyebutkan bahwa jumlah WBP (Narapidana dan Tahanan) per tanggal 8 Agustus sebanyak 13.860 orang.

Adapun jumlah remisi yang diberikan bervariasi, tergantung masa pidana yang telah dijalani. Mulai 1 bulan sampai 6 bulan. Semakin lama masa pidana yang telah dijalani, maka semakin besar remisi yang didapatkan seorang narapidana.

Dari 46 Lapas dan Rutan yang ada di Jawa Tengah, Lapas Kelas I Semarang menjadi Lapas terbanyak yang memberikan remisi yakni 564 orang.

Sementara bila dilihat dari jenis pidananya, narapidana kasus tindak pidana umum menjadi yang terbanyak mendapatkan remisi yaitu 4.858 orang.

“Remisi merupakan reward atau penghargaan bagi narapidana atas segala hal positif yang telah dilakukan mereka selama menjalani masa pidana,” tulisnya melalui pesan singkat.

Ditambahkan, dalam pesan singkat tersebut bahwa ini sebagai bentuk apresiasi atas perilaku mereka yang tidak melanggar peraturan, yang ikut dalam program pembinaan, dan tentunya remisi diberikan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

“Di sisi lain Remisi memberikan motivasi bagi narapidana untuk selalu berkelakuan baik plus menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan di Lapas dan Rutan,” pungkasnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *