13/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Hajatan Warga Kembali Dibubarkan Satgas Covid-19 Kecamatan Kesugihan

CILACAP (BANYUMAS POS) – Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kesugihan kembali membubarkan hajatan warga di wilayahnya. Petugas membubarkan hajatan yang digelar oleh MIS (65) warga Jalan Kemerdekaan Timur RT 01 RW 02 Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.

Pembubaran dilakukan karena tidak mengindahkan Intruksi Bupati Cilacap Nomor 16 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pengoptimalan Posko Penanganan Covid-19.

Berawal adanya informasi bahwa ada warga di Jalan Kemerdekaan Timur RT 01 RW 02 Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan yang sedang menggelar hajatan. Tim kemudian langsung mendatangi rumah tersebut, Senin (12/7/2021).

Sesampai di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, terdapat beberapa orang yang berkumpul di rumah warga tersebut, selanjutnya petugas meminta warga masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing dan pembongkaran tratag pun segera dilakukan.

Pembubaran dipimpin Camat Kesugihan, Basuki Priyo Nugroho didampingi Kapolsek Kesugihan, AKP R. Gunung Krido Wahono bersama Danramil Kesugihan, Kapten Inf Sueb.

Saat akan dilakukan pembubaran, Camat Kesugihan menjelaskan kepada warganya tersebut mengenai aturan PPKM Skala Mikro yang harus diikuti oleh seluruh warga masyarakat Kabupaten Cilacap, termasuk larangan menyelenggarakan kegiatan hajatan dikarenakan saat ini, Kabupaten Cilacap termasuk wilayah zona merah.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kesugihan, AKP R Gunung Krido Wahono menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak menggelar hajatan di masa PPKM Darurat lantaran dinilai melanggar aturan.

Kapolsek mengatakan bahwa pernikahan dipersilahkan, namun harus mematuhi Intruksi Bupati Cilacap Nomor 16 tahun 2021 dan kegiatan dihadiri maksimal 20 orang keluarga inti.

“Selesai pernikahan dimohon untuk tidak menggelar hajatan yang akan menimbulkan kerumunan,” pintanya.

Menurutnya, dengan menghindari kerumunan diharapkan dapat memutus rantai penyebaran Covid-19.

Selesai pembongkaran tratag, petugas kemudian membawa MIS selaku pemilik rumah ke Polsek Kesugihan untuk dimintai keterangan dan pertanggungjawaban. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *