27/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Gropyok Tikus di Desa Sarwadadi, Ribuan Tikus Dibasmi

CILACAP (BANYUMAS POS) – Memasuki masa tanam (MT) 1 yang akan dimulai bulan oktober, para petani di Desa mulai mempersiapkan lahan mereka, salah satunya membasmi organisme pengganggu tanaman (OPT) yaitu tikus yang kerap menyerang tanaman padi.

Gropyok tikus tersebut dilakukan sejumlah petani yang tergabung di Gapoktan Dadi Makmur area persawahan Desa Ketanggung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, Selasa (18/5/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator BPP Pertanian Kawunganten diwakili Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Sarwadadi, Sumardi, Petugas pengamat hama (PPOT) wilayah Kawunganten, Suparjo, Kades Sarwadadi, Amin Muzaki.

Hadir pula, Ketua Gapoktan Dadi Makmur, Salim Barkah beserta anggota, Ketua BPD Sarwadadi, Supriyatin beserta anggota, Ketua RT se-Desa Sarwadadi dan segenap pengurus Poktan beserta petani setempat.

Babinsa Sarwadadi, Serka Sodirin mengatakan, kegiatan gropyok tikus ini dilaksanakan dalam rangka menghadapi Masa Tanam 1 (MT 1) pada bulan Oktober-Maret yang bertujuan untuk mengurangi serangan hama pengganggu tanaman berupa hama tikus yang meresahkan para petani.

Adapun pelaksanaan kegiatan, lanjut Sodirin, terbagi menjadi 15 Kelompok, dengan teknis pelaksanaan dibagi di masing-masing kelompok.

“Untuk alatnya menggunakan alat sederhana berupa kompor tikus, gas 3 kg, cangkul dan alat lain yg bisa digunakan untuk membasmi hama tikus di sawah,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan gropyok tikus ini dapat maksimal guna membasmi tikus yang saat ini jumlahnya sangat banyak. Apabila dibiarkan, menurutnya, hama tikus ini akan berpotensi merusak tanaman padi yang dapat berujung gagal panen.

“Dari 15 kelompok yang melaksanakan kegiatan, untuk hari ini kurang lebih 1.709 ekor tikus dapat di basmi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sarwadadi, Amin Muzaki mengatakan, kegiatan gropyok tikus ini bukan hanya sekedar untuk mencapai tujuan yaitu membasmi hama tikus saja, namun kegiatan yang melibatkan berbagai pihak mulai dari Babinsa, PPL, PPOT dan para petani ini menjadi simbol soliditas dalam mendukung dunia pertanian.

Amin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan gropyok tikus di Desanya.

“Kami berharap dengan adanya gropyok tikus ini akan mampu membasmi hama tikus sehingga para petani lebih tenang dalam mempersiapkan masa tanam yang akan dimulai bulan Oktober ini,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *