30/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Forkopimda Cilacap Ikuti Rakor Virtual Penanganan Covid-19 Jateng Minggu ke-34

CILACAP (BANYUMAS POS) – Forkopimda Kabupaten Cilacap mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid 19 Minggu ke 34 tahun 2021 tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) secara virtual yang dipimpin Gunernur Jateng Ganjar Pranowo, bertempat di Ruang Prasandha Komplek Pendopo Bupati Cilacap Jalan Jenderal Sudirman No. 32 Cilacap, Senin (30/8/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Dandim 0703/Cilacap, Letkol lnf. Andi Afandi, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi, Dan Den Pomal Lanal Cilacap, Mayor Laut (PM) Wijaya dan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf.

Hadir pula, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, Kepala Dinas Perhubungan Cilacap, Tulus Wibowo serta para Asisten Setda Cilacap dan tamu undangan terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Prov Jateng Prasetyo Aribowo dalam paparannya menyampaikan terkait penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Tengah.

Dijelaskan bahwa capaian Testing di Jateng sampai dengan M-34, pada M-34 sebagian besar Kabupaten /Kota belum mencapai target pemeriksaan Spesimen per minggu.

Sebanyak 15 Kabupaten/Kota yang lebih dari 100% antara lain Kudus, Kota Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Temanggung, Grobogan, Pemalang, Rembang, Batang, Pati, Kendal, Jepara, Kota Surakarta, Sragen dan Kota Magelang.

Sedangkan 6 Kabupaten/Kota yang 50%-100% yaitu Brebes, Kota Tegal, Blora, Sukoharjo, Pekalongan dan Boyolali. Dan 14 Kabupaten/Kota yang kurang dari 50% yaitu Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Kebumen, Klaten, Salatiga, Magelang, Purbalingga, Tegal, Purworejo, Wonogiri dan Wonosobo.

Tindak Lanjut pengawasan sektor perindustrian 1.852 Industri yang memiliki IOMKI yakni uji coba pelaksanaan Prokes Sektor Industri Esensial, 100 Industri yang ikut dalam uji coba Protokol kesehatan Sektor Esensial (Sesuai Surat Dirjen KPAII Kemenperin) yang diiusulkan oleh Disperindag tambahan 52 Industri untuk mengikuti uji coba Protokol kesehatan Sektor Esensial.

Berdasarkan paparan tersebut, bahwa terjadi tren penurunan kasus harian Covid-19 di Minggu ke-34 di wilayah Jawa Tengah.

Terkait dengan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah, akan dilakukan uji coba PTM mulai akhir Agustus sampai dengan awal September.

Total Sekolah yang melaksanakan PTM adalah sebanyak 2.539 sekolah. Dari data pada M-34, sebagian besar Kabupaten/Kota belum mencapai target pemeriksaan spesimen per Minggu.

Selain itu, akan dilaksanakan simulasi operasional daya tarik wisata dan usaha pariwisata pada daerah dengan PPKM level 3, sedangkan daya tarik wisata di Kabupaten/Kota dengan status PPKM Level 4 masih tutup dan dapat melakukan pra simulasi secara lnternal.

Terkait pendataan (data delay), seluruh Data Konfirmasi kasus Covid-19 di Jawa Tengah pada sistem Corona Jateng Terintegrasi dengan NAR sudah clear, karena sudah by name by address berbasis nik/ id passport. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *