09/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Forkopimcam Bantarsari Gelar Rakor Evaluasi Penanganan Covid-19, Ini Hasilnya

CILACAP (BANYUMAS POS) – Forkopimcam Bantarsari menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penanganan Covid-19 di Pendopo Kecamatan Bantarsari, Cilacap, Kamis (8/7/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Camat Bantarsari, Hari Winarno, Danramil 09/Kawunganten diwakili Serma Suwarno, Kapolsek Bantarsari, Iptu Priyatno dan Kepala Desa se-Kecamatan Bantarsari.

Tampak hadir, Kepala KUA Bantarsari, Zen Towalkurohman, Korwil P&K Bantarsari yang diwakili Tasidi, Babinsa Koptu Sahono, PBNU diwakili Ridho, perwakilan Ormas Banser, Ormas PP Bantarsari, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Bantarsari, Hari Winarno menyampaikan, saat ini Pemerintah sudah mencanangkan peraturan dalam rangka pencegahan dan perkembangan Covid-19 mulai dari PSBB, PPKM, PPKM Mikro dan PPKM Darurat. Semua itu dilakukan dan diputuskan Pemerintah melalui pertimbangan dan persetujuan dari segala dinas dan Tokoh masyarakat, baik lintas agama maupun lintas masyarakat.

“Peraturan PPKM Darurat sudah dianggap masyarakat tahu segala aturan dan himbauan dari Pemerintah, jadi sekarang Satgas di lapangan tidak banyak edukasi, tapi langsung eksekusi dan yang masih susah diingatkan, langsung diproses secara hukum,” jelasnya.

Menurutnya, pembatasan kegiatan di bidang ekonomi, sosial dan agama, semua itu dilakukan untuk pembatasan kerumunan dan semua sudah dipertimbangkan, biar sejalan baik ekonomi maupun kegiatan masyarakat tidak kolep atau timpang.

Oleh karenanya, ia menghimbau agar seluruh Satgas melaksanakan pemasangan stiker ditempat umum dan tempat-tempat ibadah.

“Pemerintah bukan melarang ibadah ditempat ibadah baik masjid, gereja, pura dan wihara, tetapi untuk sementara melarang untuk berkerumun. Jadi untuk ibadah sementara di rumah saja termasuk sholat jumat dan sholat Idul adha,” ungkapnya.

Camat menambahkan, untuk pemotongan hewan korban dikasih waktu 3 hari dan pemotongan dilakukan di rumah atau ditempat kusus pemotongan hewan.

Dalam kesempatannya, Babinsa Koramil 09/Kawunganten, Serma Suwarno menyampaikan, pelaksanaan aturan PPKM Darurat harus dikawal bersama sama baik dari Satgas, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

“Bagaimana mengawal aturan itu ke wilayah sehingga masyarakat akan lebih mengerti dan memahami sehingga mereka dengan kesadaran sendiri mentaati aturan tersebut,” tandasnya.

Lebih lanjut, dikatakan, caranya kita sampaikan hasil rapat ini dan aturan PPKM Darurat ini ke masyarakat, siapa tahu masyarakat ada yang belum tahu, dengan kita terjun langsung ke masyarakat saya yakin akan lebih maksimal, dan masyarakat semakin banyak tahu tentang aturan ini.

“Kalau ini kita lakukan dengan optimis, pasti penyebaran Covid-19 akan segera terpangkas perkembangannya,” ujarnya.

Dirinya juga sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Camat Bantarsari mengenai tindakan Satgas selanjutnya dalam mengawal aturan PPKM tersebut yaitu eksekusi dan melaksanakan penindakan dan pembubaran apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

Pihaknya sangat mendukung dan siap mengawal dan melaksanakan segala peraturan dan himbauan dari Pemerintah. Untuk itu, Babinsa memohon kerjasama kepada seluruh komponen masyarakat agar aturan ini bisa dijalankan dengan baik.

“Dengan sinergi antara Satgas dengan seluruh elemen masyarakat dan selalu berkomunikasi, serta mentaati aturan peraturan, kita yakin wilayah kita akan segera lepas dari virus corona. Salam sehat dan selalu Prokes dimana pun kita beraktifitas,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Bantarsari juga menegaskan akan tegak lurus mengawal dan menjalankan segala aturan yang diberikan oleh Pemerintah. Pihaknya tidak akan ragu-ragu untuk menindak tegas warga yang melanggar aturan dari Pemerintah. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *