23/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Forkompimda Cilacap Gelar Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Gubernur Jateng

CILACAP (BANYUMAS POS) – Forkompimda Kabupaten Cilacap menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 di Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di ruang Prasanda Kantor Bupati Cilacap, melalui Vidio Conference (Vicon), Senin (21/6/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Dandim 0703/Cilacap diwakili Kasdim, Mayor Inf Abdul Asis Lallo, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi dan Pasops Lanal Cilacap, Mayor Laut (P) Subandi.

Tampak hadir, Kajari Cilacap, Tri Ari Mulyanto, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, Kadispermades, Achmad Arifin Santosa Direktur RSUD Cilacap, dr. Moch Ichlas Riyanto serta Pgs Kepala BK Lanal Cilacap Letda Laut (K/W), dr. Retno Astutik.

Dalam kesempatannya, Sekda Jateng, Prasetyo Ari Wibowo memaparkan kondisi terkini Covid 19 mulai tanggal 20 Juni jumlah kasus Aktif 17.784 (7,70%), jumlah kasus sembuh 198.561 (85,92%), Penambahan kasus Positif sebanyak 1.448 kasus dan Jumlah kasus meninggal sebanyak 14.754 (6,38%).

Selain itu, tren kasus dari Minggu 23 ke Minggu 24, Total konfirmasi sebelumnya 15.195 naik menjadi 19.434 (27,90%), Konfirm baru sebelumnya 8.755 naik menjadi 11.285 (28,90%) dan sembuh sebelumnya 5.759 naik menjadi 7.364 (27,87%).

Ari juga menyampaikan bahwa zona resiko tinggi di minggu terakhir Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Beberapa wilayah tersebut yaitu Kabupaten Kudus, Demak, Pati, Grobogan, Jepara, Blora, Semarang, Pekalongan, Brebes, Tegal, Sragen, Wonogiri dan Kota Semarang.

Menurutnya, faktor peningkatan zona merah adalah karena mobilitas antar dan dalam daerah sangat tinggi serta ketidakpatuhan pada Prokes dan efek domino pada libur lebaran lalu.

Selanjutnya ia juga menjelaskan terkait cakupan vaksinasi, kondisi tempat isolasi terpusat di Jawa Tengah, ketersediaan dan distribusi oksigen di Jateng serta tindaklanjut pelaksanaan SE GUB 443.5/0008989 tanggal 15 Juni Tahun 2021.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dalam penyampaiannya mengatakan bahwa apa yang menjadi paparan Sekda Jateng akan di upload di grup para Kepala Daerah agar nantinya setelah di baca segera dikoreksi apa yang menjadi kekurangannya.

“Kita tidak usah berdiskusi terlalu panjang. Untuk Micro Lockdown lakukan sebanyak mungkin karena ini bagian cara kita mengurangi mobilisasi massa,” ujarnya.

Ganjar menambahkan, untuk pembatasan yang dikerjakan dari rumah untuk memantau wilayahnya, sudah mulai dilakukan oleh Jajarannya. Jadi kalau di Kabupaten mungkin dari OPD akan mendampingi 1 Kecamatan. Di beberapa kabupaten tersebut sudah berjalan sangat bagus.

Kemudian untuk yang di Provinsi, nantinya akan diperbantukan di Kabupaten/kota untuk problem-problem teknis.

“Dalam kondisi seperti ini mohon kiranya kita nanti tidak usah menunggu waktu, untuk Bupati dan Walikota perintahkan seluruh Rumah Sakit untuk menghitung tempat isolasi rumah sakit, dengan begitu maka kebutuhannya akan bisa terbaca dengan cepat,” kata Ganjar.

Gubernur berharap, kedepan harus membuat Jawa Tengah sepi dalam seminggu untuk pengurangan resiko bencana Covid-19. Kemudian untuk micro Lock Down di tingkat RT/RW segera melaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar nantinya dalam pelaksanaan untuk dapat dikawal.

Mengenai peningkatan kasus Covid-19 yang di dominasi kluster keluarga, menurutnya itu terjadi, karena tidak adanya disiplin dalam melaksanakan isolasi di rumah dan menyebarkan kepada anggota keluarga yang lainnya.

Untuk itu, Ganjar menyampaikan terimakasih kepada Kabupaten/kota yang sudah mulai membuat rencana kontijensi. Apabila nanti ada kesulitan, supaya cepat melaksanakan koordinasi mengenai tagihan tagihan dana Rumah sakit yang macet.

“Kemarin saya melaksanakan rapat dengan Menkeu terkait dan hasil total tagihan dana pada Rumah Sakit se-Indonesia mencapai triliunan. Kita sudah bicara verifikasi data dengan baik agar bisa segera dicairkan,” ungkapnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *