25/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Dusun Sukawera Alami Krisis Air Bersih, BPBD Cilacap Droping 10.000 Liter Air

CILACAP (BANYUMAS POS) – Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Cilacap beberapa minggu terakhir, membuat sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Salah satunya Kecamatan Wanareja.

Krisis air bersih tengah dialami warga Dusun Sukawera, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Dilaporkan, beberapa minggu terakhir, Dusun Sukawera kesulitan mendapatkan air bersih. Selain karena faktor musim kemarau, krisis air bersih juga disebabkan rusaknya pompa PDAM yang menjadi pemasok air bersih di wilayah tersebut.

Terkait hal tersebut, BPBD Kabupaten Cilacap melalui UPT BPBD Majenang dan Wanareja melakukan pendisitribusian air bersih ke Dusun Sukawera didampingi Babinsa Koramil 16/Wanareja, Rabu (25/8/2021).

Air bersih tersebut didistribusikan untuk warga RT 01, RT 02 RW 03 Dusun Sukawera, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja yang mengalami krisis air bersih.

Babinsa Koramil 16/Wanareja, Serda Aris Sutiyono menyampaikan bahwa air bersih ini permintaan dari Pemerintah Desa Bantar kepada BPBD Cilacap untuk warga Dusun Sukawera.

“Warga selama ini mendapatkan air dengan menggali lubang di bantaran Sungai Cilutung. Air tersebut digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti keperluan rumah tangga baik untuk minum, mandi maupun mencuci. Namun saat ini kondisi air mulai mengering,” katanya.

Lanjut Aris, untuk mendapatkan air tidaklah mudah, warga harus bekerja keras dengan menempuh jarak tempuh sekitar 2 km untuk menjangkaunya.

“Diperkirakan masih ada sumber mata air disana meskipun minim debitnya dan itupun diatur dengan cara berkelompok per galian,” ujarnya.

Sementara, Staf Koordinator UPT BPBD Majenang dan Wanareja, Basuki Rahmat mengatakan, jumlah sumber air di wilayah Desa Bantar tergolong minim dan sebagian warga saat ini mengandalkan bantuan air bersih dari BPBD Cilacap.

Ia menjelaskan, jumlah sasaran penerima bantuan air bersih dari BPBD sebanyak 77 KK atau sekitar 309 jiwa, dengan jadwal dua kali pengedropan. Total kapasitas volume berjumlah 10.000 liter dan untuk armada mobil tangki berkapasitas 5000 liter.

“Untuk itu kami bersama petugas BPBD dan Babinsa menghimbau kepada masyarakat Dusun Sokawera agar hemat dan efisien dalam penggunaan air sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *