02/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Dugaan Penyimpangan Anggaran, Diskominfo Cilacap Dilaporkan ke Kejaksaan

CILACAP (BANYUMAS POS) – Salah satu masyarakat peduli Cilacap, Sugeng Iwan Priatmono mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Senin (01/11) sore. Kedatangannya untuk melaporkan adanya dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap.

Sugeng Iwan Priatmono dari AMPC datang sendiri dan menyerahkan laporannya kepada Kepala Seksi Intelijen, Dian Purnama.

Sugeng Iwan Priatmono selaku masyarakat peduli Cilacap mengatakan kepada awak media bahwa pihaknya melapor ke Kejaksaan Negeri Cilacap setelah menemukan adanya dugaan penyimpangan anggaran yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Cilacap.

Dalam laporannya, Iwan, sapaan akrab Sugeng Iwan Priatmono menyampaikan bahwa ada beberapa poin yang dilaporkan karena dinilainya kurang pas antara lain pembiayaan anggaran untuk pagelaran wayang melalui kanal youtube sebesar Rp 50 juta x 8 kali penayangan dan anggaran untuk Media Satelit Pos sebesar Rp 30 juta.

“Terkait anggaran untuk pagelaran wayang melalui youtube sebesar Rp 50 juta, menurut saya anggaran tersebut cukup besar jika melihat dimasa pandemi saat ini dan setelah kita klarifikasi kepada salah satu dalang, fakta di lapangan menemukan bahwa beliau hanya menerima Rp 8 juta. Jika ditotal keseluruhan baik ube rampe dan lain sebagainya, saya pikir itu tidak lebih dari Rp 20 juta,” ujarnya.

Yang kedua, lanjut Iwan, adanya aliran dana yang masuk ke Media Satelit Pos sebesar Rp 30 juta dari Diskominfo Cilacap, sedangkan diketahui bahwa Media Satelit Pos sudah tutup akhir tahun 2019. “Yang menjadi pertanyaan publik adalah mengapa muncul aliran dana untuk Media Satelit Pos pada bulan Maret tahun 2021?,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iwan menyebut adanya keterlibatan oknum Diskominfo Kabupaten Cilacap yang diduga turut mengondisikan. “Yang jelas pasti ada pihak lain yang turut serta mengondisikan, namun saya tidak bisa menyebutkan, biarlah ini menjadi ranah Kejaksaan selaku Aparat Penegak Hukum,” ujarnya.

Ditegaskan Iwan, dalam hal ini tidak perlu adanya konfirmasi kepada pihak terkait, karena menurutnya data tersebut sudah faktual dan ini merupakan perbuatan melawan hukum yang murni disengaja.

“Ini faktual, jadi untuk apa kita konfirmasi. Yang sudah-sudah pasti nanti teman-teman akan diajak untuk beraudensi, dan dengan adanya audensi sehingga masalah dinyatakan clear and clean atau selesai,” tandasnya.

Sementara, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Dian Purnama saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Salah satu masyarakat peduli Cilacap, Sugeng Iwan Priatmono terkait dugaan penyimpangan dana di Diskominfo Cilacap.

“Pelapor bernama Sugeng Iwan Priatmono melaporkan ke Kejari Cilacap perihal adanya dugaan perbuatan melawan hukum di Dinas Kominfo Cilacap. Surat ditandatangani 1 November 2021,” jelasnya.

Mengenai tindak lanjutnya, lanjut Dian, pihaknya akan menelaah terlebih dahulu dan akan dipelajari lalu klarifikasi adanya laporan tersebut. “Kita tidak mau terburu-buru, yang jelas kita akan tindaklanjuti laporan ini,” tutup Dian. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *