02/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Dua Residivis Kasus Pencurian di Purbalingga Ditangkap Polisi

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Sat Reskrim Polres Purbalingga, Polda Jateng berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dan berhasil mengamankan dua orang pelaku.

Kabag Operasi Polres Purbalingga, Kompol Pujiono mengatakan, lokasi kejadian tindak pencurian tersebut berada di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Kabupaten PurbaIingga.

“Tersangka yang diamankan yaitu WN (30) warga Desa Campakoah, Kecamatan Mrebet dan SR (38) warga Desa Metenggeng, Kecamatan Bojongsari,” ungkap Kabag Operasi, didampingi Kasat Reskrim, AKP Gurbacov dan Kasi Humas, Iptu Muslimun saat Konferensi Pers di Mapolres Purbalingga, Kamis (2/9/2021) siang.

Dijelaskan bahwa modus yang dilakukan dua tersangka yaitu berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari sasaran. Pelaku mencari rumah atau toko yang lokasinya sepi dan jauh dari pemukiman penduduk.

“Saat beraksi satu orang sebagai eksekutor dan satu lainnya menunggu sambil mengawasi situasi,” imbuhnya.

Kedua tersangka diamankan setelah melakukan pencurian di toko kelontong milik Buasih (35) di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari. Pencurian dilakukan keduanya pada Rabu (18/8) dini hari.

“Di toko milik korban, pelaku mengambil sejumlah barang yang ada di dalamnya seperti rokok dan tas berisi uang. Kerugian akibat pencurian ditaksir mencapai Rp. 4,5 juta,” katanya.

Lanjut Pujiono, adanya laporan pencurian tersebut, Polisi kemudian mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya meminta keterangan korban dan sejumlah saksi.

“Dari hasil penyelidikan, akhirnya pelaku bisa diidentifikasi. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap dua tersangka di di lokasi yang berbeda,” tandasnya.

Bersama tersangka diamankan juga sejumlah barang bukti yaitu uang tunai Rp 1,9 juta, 14 bungkus rokok merk Gudang Garam dan sepeda motor jenis Yamaha Vega bernomor polisi terpasang R-4723-SC yang digunakan saat beraksi.

Dari data yang didapat, kedua tersangka tersebut merupakan residivis kasus pencurian. Tersangka SR sudah dua kali masuk penjara sedangkan WN sudah lima kali.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 363 Ayat (1) ke-3, ke-4 dan ke-5 tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara selama tujuh tahun,” pungkasnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *