31/03/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Diduga Akibat Konsleting Listrik, Pasar Kota/induk Banjarnegara Kebakaran

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Diduga akibat konsleting listrik, Pasar Kota Pasar Induk Kabupaten Banjarnegara di Jalan Letnan Kardjono Kepulauan Timur Pasar RT 02/05 Kelurahan Krandegan, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara mengalami Kebakaran sekitar pukul 18.00 WIB pada Kamis (11/3/2021).

PTT Disperkindakop UMKM kabupaten Banjarnegara, (Penjaga Malam), Harsono (48), Sujito (48), menyampaikan, insiden terjadi sekitar pukul 18.00 WIB saat berada rumah yang lokasinya tidak jauh dari TKP, dan kami diberitahu oleh Wahyu Siti bahwa salah satu Kios terdapat adanya konsleting listrik yakni kios Novi Penjual Jajanan anak-anak yang berlokasi disebelah barat daya lantai 2 Pasar.

Kemudian keduanya mendatangi lokasi terjadinya konsleting listrik namun sesampainya dilokasi api sudah mulai membesar dan membakar seisi kios.

“Kami dan beberapa orang pasar serta berusaha memadamkan api dengan alat seadanya karena keterbatasan peralatan pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Pukul 18.15 WIB mereka berusaha menghubungi kepala UPT Pasar Induk dan Sekdin Disperindakop dan UMKM Banjarnegara, namun tidak mendapatkan respon yang jelas.

Selanjutnya menghubungi dr. Amalia Desiana selaku Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara melalui video call Whatsaap mengabarkan Pasar Induk Kabupaten Banjarnegara terbakar.

Selang waktu 5 menit, 2 unit Damkar tiba dilokasi, namun demikian tidak sanggup memadamkan api yang sudah menjalar ke seluruh area utara pasar.

“Pukul 18.45 WIB datang 1 unit Damkar berada sebelah utara Pasar Induk mencoba memadamkan api namun belum berhasil,” pungkasnya.

Hingga pukul 19.50 WIB, Pemadam kebarakaran dan warga masyarakat sekitar serta para pedagang masih bergotong royong untuk memadamkan api dan menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

Akibat kejadian tersebut, kerugian jiwa nihil, namun kerugian materiil seluruh kios dan los di lantai 2 Pasar Induk Kabupaten Banjarnegara habis terbakar. Kerugian belum dapat ditaksir. Inafis dan pihak terkait sedang melaksanakan pengumpulan bahan keterangan sampai menunggu api padam.(Nur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *