17/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Dianggap Meresahkan Warga, Pria Ini Diamankan Babinsa Setempat

CILACAP (BANYUMAS POS) – Dianggap meresahkan warga, seorang pria di Desa Malabar, Kecamatan Wanareja, diamankan Babinsa Koramil 16/Wanareja.

Pria tersebut bernama Wasim (50) warga RT 02 RW 01 Desa Malabar, Kecamatan Wanareja, Cilacap. Menurut warga, Wasim setiap harinya membawa senjata tajam saat keluar rumah. Tak hanya itu, ia juga kerap mengancam setiap orang yang dijumpainya.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan warga. Selain itu, warga merasa tidak nyaman dan ketakutan. Oleh karena itu, Babinsa setempat mengamankan pelaku. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah adanya korban jiwa.

Babinsa Koramil 16/Wanareja, Serda Saptono menciduk Wasim di rumahnya pada Jumat, (16/7/2021). Dalam penyergapan tersebut, dibantu aparat pemerintahan Desa Malabar, Polisi Desa, Ketua RT dan warga setempat.

Saat ditangkap, Wasim sedang dalam keadaan istirahat dan tidak memegang senjata tajam sehingga mudah dilumpuhkan. Beberapa berang berhasil diamankan antara lain sebilah clurit, golok dan pedang samurai.

Babinsa Koramil 16/Wanareja, Serda Saptono mengatakan, pihaknya terpaksa menyergap dan menangkap warga binaannya tersebut agar tidak lagi meresahkan warga.

 

Diketahui, pria tersebut ternyata memiliki gangguan jiwa atau depresi yang membuatnya bertingkah aneh dan kerap membahayakan orang lain.

Saptono menjelaskan, untuk sementara waktu sesuai persetujuan dari warga sekitar, Wasim diarahkan ke gubuk atau tempat pengasingan yang dibuat oleh warga yang berlokasi tidak jauh dengan kediaman tabib Epok, seorang terapis gangguan jiwa agar ia mendapat pengobatan secara terapi.

Tempat tinggal tabib tersebut berada di tengah hutan pinus di petak 22 RPH Wanareja, BKPH Wanareja dan jauh dari pemukiman warga.

“Terkait permasalahan ini, kami menghimbau agar warga tetap tenang dan jangan panik serta jangan arogan dalam menyelesaikan masalah, terutama dalam menghadapi warga yang memiliki gangguan jiwa,” kata Babinsa.

Ia menambahkan, apa yang telah diperbuat oleh Wasim atas perilakunya yang kurang baik di lingkungan agar dimaafkan dan jangan ada rasa dendam untuk kedepannya.

“Insyaallah nanti ada pengobatannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *