21/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Desa Pekauman Unggul Sebagai Jawara Desa PHBS Tahun 2021

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Pemerintah RI telah menetapkan kebijakan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan pencegahan serta penanggulangan penyakit menular dan tidak menular melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2017 yakni tentang penetapan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS).

Sedangkan di kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah kebijakan tersebut dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Untuk mengevaluasi PHBS, baru-baru ini Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara menggelar Lomba Desa PHBS 2021 yang diikuti oleh Desa-desa di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan terpilih 6 finalis untuk kemudian diuji secara daring pada Senin, (6/9) lalu.

Di hadapan dewan juri, delegasi dari masing-masing Desa melakukan presentasi mengenai pelaksanaan dan inovasi seputar PHBS dan tanya jawab oleh dewan juri.

Anggota dewan juri berasal dari Politeknik Banjarnegara, Dr Tuswadi, Dindikpora, Rita Khotijah, Dinkes, dr Sulis, Kemenag Kabupaten Banjarnegara, Drs Nasirin, Dispermades PPKB, Agung Hermawan dan TP PKK Kabupaten Banjarnegara, Ngaisyah Supriyo.

Berdasarkan hasil penilaian yang ketat, terpilih para Desa juara yaitu Desa Pekauman, Kecamatan Madukara meraih Juara I, Desa Larangan, Kecamatan Pejawaran meraih Juara II, Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasaa meraih Juara III, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Rakit meraih Juara Harapan I, Desa Gripit, Kecamatan Banjarmangu meraih Juara Harapan II dan Desa Plumbungan, Kecamatan Pagentan meraih Juara Harapan III.

Semua Desa yang meraih juara mendapatkan hadiah dan penghargaan berupa plakat dan uang pembinaan. Untuk Juara I, II, dan III mendapatkan hadiah uang pembinaan dari Pemkab Banjarnegara. Sedangkan Desa peraih juara harapan I, II, dan III uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 1 juta.

Hadiah dipersembahkan oleh beberapa sponsor yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarnegara, RSI Banjarnegara, Politeknik Banjarnegara dan Rumah Pintar Dr Tus. Termasuk bagi juara I, II dan III. Pajak hadiah ditanggung oleh sponsor.

Penyerahan penghargaan dan hadiah dilaksanakan di Aula Utama Dinas Kesehatan kabupaten Banjarnegara, Senin (20/9) disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, dr Latifa Hesti P, perwakilan anggota dewan juri, Kepala Puskesmas dan utusan dari Desa finalis.

“Lomba atau evaluasi ini bukan segalanya, semoga kegiatan ini dapat memicu keenam Desa yang juara. Dan semua Desa untuk bercermin apa-apa yang masih kurang seputar implementasi PHBS, termasuk banyak Desa yang masih belum terbebas dari Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan,” Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, dr Latifa Hesti P.

Hesti menambahkan, pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

“Dalam evaluasi PHBS, verifikasi ODF dilakukan untuk memastikan status ODF suatu komunitas masyarakat yang menyatakan bahwa secara kolektif mereka telah bebas dari perilaku buang air besar sembarangan,” jelasnya.

Dr Tuswadi, salah satu anggota dewa juri, ilmuwan Kebencanaan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia dan Direktur Politeknik Banjarnegara menyampaikan bahwa kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) khususnya, pilar pertama atau stop buang air besar sembarangan bisa dilakukan dengan berbagai upaya dengan sumber dana yang ada, salah satunya adalah Anggaran Dana Desa (ADD).

“Pihak desa harus cerdas memanfaatkan fasilitas dari Pemerintah untuk ini semua,” tandasnya.

Sementara, Kepala Desa Pekauman Jatmiko menambahkan, Desa Pekauman sudah berkomitmen dalam hal PHBS. Hal ini tentunya membutuhkan bimbingan dari Desa dan pihak terkait.

Dia menjelaskan, semua lini di Desanya bergerak. Pemuda, ibu-ibu PKK, para perangkat Desa semuanya bersatu padu memastikan PHBS benar-benar terimplementasi dengan baik. Baik dalam kondisi normal, maupun ketika lomba.

“Desa kami tetap semangat membangun lingkungan yang ber-PHBS. Terima kasih kepada Puskesmas Madukara I di bawah pimpinan Bapak Amir Faozan yang turut memberikan pembinaan kepada kami secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *