11/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Demi Kuliah, Siswa SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara Menjadi Kuli Bangunan

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Lendy Febrian Prasetyo, siswa kelas XII SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara berwajah ganteng serta memiliki tubuh atletis ini tidak gengsi untuk menjadi kuli bangunan agar menghasilkan uang.

Ia tak peduli akan panasnya terik matahari. Baginya, mengangkat bebatuan yang berat serta terkena kepulan debu semen sudah hal yang biasa saat bekerja menjadi kuli. Hal tersebut dilakukannya demi meraih mimpi untuk berkuliah nanti setelah ia lulus sekolah.

Uang hasil dari lelah dan keringatnya itu, ia kumpulkan untuk membayar biaya masuk kuliah seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus ia bayar untuk bisa masuk kuliah. Rencananya, Lendy akan berkuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

“Saya kumpulkan uang sedikit demi sedikit sampai hari terakhir masa tenggang waktu pembayaran akan saya lunasi,” ucap Lendy, Sabtu (10/4/2021).

Beruntung, guru-guru di sekolahnya berbaik hati ikut membantu mewujudkan mimpi salah satu anak didiknya tersebut. Para guru ini patungan dan hasil uang yang terkumpul nantinya untuk membantu melunasi biaya masuk kuliah Lendy.

“Saya sebenarnya ingin masuk lewat jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah. Hanya saja waktu pendaftaran sudah tutup saat itu, sehingga saya harus membayar sendiri UKT sebesar 3 juta,” jelas Lendy.

Menurutnya, hal itu sangat berat baginya melihat kondisi faktor ekonomi keluarganya, namun guru-gurunya terus memotivasinya agar bisa melanjutkan kuliah.

“Kebetulan di Desa saya sedang ada proyek bangunan, saya pun ikut bekerja demi membantu orang tua agar bisa membayar biaya kuliah,” tutur Lendy.

Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara, Heni Purwono membenarkan apa yang dikatakan Lendy. Bahkan pihaknya saat ini tengah berkirim surat kepada Rektor UNY agar Lendy dapat diberikan beasiswa KIP kuliah.

“Iya secara administratif kemarin Lendy terlambat mengajukan KIP kuliah karena ia benar-benar ragu untuk melanjutkan kuliah dengan alasan biaya, sehingga ia mendaftar SNMPTN pun di hari terakhir setelah kami bujuk,” kata Heni.

Heni menambahkan, hal ini sudah menjadi tradisi kekeluargaan di sekolah SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara yakni siswa yang tidak mampu namun berprestasi selalu dibantu secara gotong royong untuk bisa kuliah.

“Selama disekolah, Lendy telah banyak menorehkan prestasi. Dia selalu menjadi juara 1 Popda cabang lompat tinggi,” ujarnya.

Lendy Febrian Prasetyo, siswa kelas XII SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara yang berprestasi di sekolahnya. Terbukti ia selalu meraih juara l lompat tinggi tingkat Kabupaten di Banjarnegara.

Menurut Heni, Lendy memiliki talenta yang langka. Sangat disayangkan kalau dia tidak bisa kuliah hanya karena tidak punya biaya. Heni berharap, Rektor UNY dapat mengabulkan permohonannya tersebut.

“Kami mendorongnya untuk bisa kuliah di jurusan olahraga. Syukur-syukur nanti dia bisa menjadi atlet nasional,” pungkasnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *