13/12/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Dandim 0704/Banjarnegara Pimpin Upacara Militer

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol Arh Sujeidi Faisal pimpin upacara pemakaman Almarhum Serka Sujadi dilakukan secara militer yang diikuti oleh Kasdim 0704/Banjarnegara, Mayor Inf FX Agus Wahyu Prihantoro dan seluruh perwira Kodim 0704/Banjarnegara, serta Ketua Persit KCK Cabang XIX di Pemakaman Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Senin (13/12/2021).

“Saya Komandan Kodim 0704/Banjarnegara atas nama Negara dan Tentara Nasional Indonesia. Dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu pertiwi jiwa raga dan jasa jasa almarhum nama Sujadi, pangkat Serka Nrp 3920698940871,” ungkap Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol Arh Sujeidi Faisal.

Dandim mengatakan, jabatan terakhir Babinsa Koramil 04/Karangkobar. Yang telah meninggal demi kepentingan keluhuran Negara dan Bangsa pada tanggal 12 Desember 2021. “Semoga jalan darma bakti yang ditempuh dapat menjadi solid tauladan bagi kita semua,” ucap Dandim.

Dandim menyampaikan, pagi hari ini kita melaksanakan pemakaman secara militer. Almarhum Serka Sujadi yang telah meninggal dunia tanggal Minggu 12/21 karena sakit. Upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan atas jasa jasa darma bakti. Serta pengabdian almarhum kepada Negara dan Bangsa semasa hidupnya.

Sementara itu, kepergian Almarhum sangat mengejutkan dan menimbulkan kesedihan yang sangat mendalam. Khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Kita harus dapat menerima dengan ikhlas karena kepergian Almarhum sudah keputusan dan kehendaknya.

“Saya selaku Inspektur upacara dan selaku pribadi mewakili keluarga besar Kodim 0704/Banjarnegara. Menyampaikan bela sungkawa sedalam dalamnya atas meninggalnya almarhum. Kita telah kehilangan seorang prajurit terbaik bangsa yang memegang teguh prinsip prinsip perjuangan,” katanya.

Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan telah bekerja keras dalam menjalankan tugas negara yang menjadi tanggung jawabnya. Sangat bermanfaat untuk dapat menjadi contoh dan menjadi suri tauladan bagi kita semua yang masih hidup dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Semasa hidupnya sebagai manusia bisa tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan. Untuk itu Saya mengajak kepada hadirin sudilah kiranya berlapang dada memaafkan kesalahan almarhum di masa hidupnya,” pungkasnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *