24/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Dai Polisi Aipda Musakir Raih Juara III Nasional, Kapolda Jateng Berikan Reward 

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Aipda Musakir, anggota Kepolisian Polres Kebumen menerima reward dari Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi setelah mendapat Juara III Dai Polisi Tingkat Nasional.

Reward diberikan Kapolda di lapangan upacara Mapolda Jateng, di hadapan PJU dan seluruh peserta apel, Senin (23/8/2021).

Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Iptu Tugiman mengatakan, Aipda Musakir berhasil tampil dan memukau dewan juri dengan pemilihan tema “Kesejukan Islam sebagai Rahmatan lil alamin” pada lomba yang disiarkan oleh stasiun TVRI Jakarta pada hari Selasa (4/5) lalu.

“Semoga apa yang diraih oleh Aipda Musakir, bisa menjadi semangat untuk kita semua agar lebih berprestasi,” ucap Tugiman.

Adapun juri yakni Ketua MUI Pusat KH Muhammad Cholil Nafis, KH M Nur Hayid selaku pengurus Lembaga Dakwah PBNU, Zainuri Anwar selaku Kabag Religi Mabes Polri.

Saat dihubungi, Aipda Musakir menyampailan, keberhasilannya saat ini tak lepas dari peran orang tua yang sangat memerhatikan pendidikan agama saat ia masih kecil.

Ia mengenang pesan almarhum ayahnya Ahmad Shomadi yang juga seorang guru ngaji di Desa Sawangan, Kecamatan Alian, Kebumen agar selalu mengaji sampai kapanpun.

“Bapak saya selalu berpesan, boleh sekolah asal ngaji. Kalau nggak ngaji, nggak usah sekolah,” kenang Aipda Musakir menirukan pesan almarhum Ayahnya.

Aipda Musakir mengaku tak pernah menyangka akan memperoleh juara tiga pada ajang bergengsi ini. Awalnya ia mendapatkan surat perintah untuk mengikuti lomba tersebut dari institusinya.

Musakir menyambut perintah itu dengan penuh semangat. Memasuki seleksi 10 besar, Aipda Musakir bertemu dengan para peserta yang berat.

Kebanyakan mereka adalah lulusan pesantren, dan memiliki background seorang pendakwah dengan jam terbang tinggi serta memiliki sertifikat mubaligh.

Tapi Musakir tak kalah mumpuni. Ia pernah menimba ilmu Hukum Islam di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 2004 silam. Ia yakin mampu bersaing dengan para peserta final 10 besar dan terbukti akhirnya bisa meraih juara III. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *