23/12/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

ChildFund International Gandeng YSBS Mino Martani Galakkan Program Sekolah Aman Bencana

CILACAP (BANYUMAS POS) – Upaya menanggulangi bencana yang dapat mengancam keberlangsungan pendidikan, khususnya di Kabupaten Cilacap, ChildFund International di Indonesia menggandeng YSBS Mino Martani menggalakan program ‘Sekolah Aman Bencana dan Lingkungan Nyaman Bagi Anak’.

Project Officer ChildFund International, Tri Budiarto mengatakan, program sekolah bencana aman bencana ini menyasar wilayah yang dianggap rentan terhadap ancaman bencana alam.

Budiarto menjelaskan, program ini dilaksanakan di sembilan sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah Kecamatan Kampung Laut seperti Ujunggagak, Ujungalang dan Panikel.

Menurutnya, lokasi tersebut dianggap sangat rentan dengan ancaman bencana seperti banjir, angin puting beliung, gempa, dan tsunami.

“Program selama 3 tahun ini berbasis pada tiga pilar pencapaian, bagaimana kita memperbaiki fasilitas sekolah agar lebih aman sesuai dengan karakter ancaman bencana yang ada di masing-masing sekolah, membangun manajemen kebencanaan, dan mengembangkan pendidikan pengurangan resiko bencana di sekolah,” bebernya, Rabu (22/12/2021).

 

Lebih lanjut, diungkapkan Budiarto, pihaknya bersama dengan guru menciptakan satu modul pendekatan pembelajaran di sekolah yang berbasis pada pengurangan resiko bencana, terutama ancaman tsunami dan gempa bumi.

“Dalam kegiatan ini, kita bekerjasama dengan Dinas pendidikan dan Kebudayan, BPBD Kabupaten, PMI Kabupaten Cilacap. Harapannya, sembilan sekolah ini bisa menjadi percontohan sekolah lain untuk sekolah aman bencana yang ada di Cilacap,” tandasnya.

Sementara, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Wijonardi menyambut baik adanya program untuk sekolah tersebut.

Wijonardi mengatakan bahwa hal ini tertuang dalam undang-undang tentang kebencanaan dan Permendikbud tentang kewajiban sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan sekolah yang aman bencana.

“Kita berharap kedepan sekolah lebih memahami pentingnya sekolah yang aman bencana karena melalui anak-anak kita jadi lebih mudah memberitahukan kepada orang tua mereka maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *