02/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bupati Purbalingga Serahkan 1.177 Sertifikat Tanah Program PTSL

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi didampingi Kepala Kantor Pertanahan Purbalingga, Damargalih Widihastha secara simbolis menyerahkan 1.177 sertifikat tanah, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Banjaran Kecamatan Bojongsari, Kamis (2/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan, jika sertifikat tanah digunakan untuk agunan pinjaman, hendaknya untuk modal usaha.

“Jangan untuk pinjaman konsumtif. Sehingga bantuan sertifikat PTSL bisa bermanfaat dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” imbuhnya.

Tiwi menjelaskan, sertifikat sebanyak itu terdiri dari 1.114 bidang tanah hak milik, 53 bidang hak pakai dan 10 bidang tanah wakaf. Pada 2021 ini Desa Banjaran termasuk dalam 55 Desa yang mendapatkan bantuan Program PTSL.

Sedangkan jumlah total keseluruhan program PTSL Kabupaten Purbalingga sejumlah 86.273 dimana Desa Banjaran mendapatkan jatah program sebanyak 2.097 bidang.

Program PTSL ini, lanjut Tiwi, memiliki banyak fungsi diantaranya dengan adanya tanah yang sudah tersertifikat dan legalitasnya jelas akan dapat mengurangi konflik, mengurangi sengketa dan nilai asetnya lebih tinggi.

“Disamping itu, sertifikat PTSL memiliki nilai yang berharga karena dapat dijadikan agunan ketika masyarakat mengakses pinjaman di perbankan,” ujarnya.

Bupati berharap, program PTSL di Kabupaten Purbalingga dapat berjalan lancar dan di tahun-tahun mendatang semakin banyak masyarakat yang terbantu dengan program tersebut.

Sementara, Kepala Kantor Pertanahan ATR / BPN Purbalingga, Damargalih Widihastha merasa bahagia karena program PTSL ini didukung penuh oleh Bupati.

Damargalih mengungkapkan, target program PTSL kabupaten Purbalingga mencapai 86.273 bidang tanah. “Meningkat sangat signifikan jika dibandingkan sebelumnya yang hanya pada kisaran 5000-an saja,” ucapnya.

Khusus untuk Desa Banjaran mendapat 2.097 program dan sudah berhasil diselesaikan sebanyak 1.117 sertifikat, terdiri dari 1.114 bidang tanah hak milik, 53 bidang hak pakai dan 10 bidang tanah wakaf.

Ia menyampaikan, melalui PTSL ini, BPN telah berkontribusi terhadap upaya bagaimana memberdayakan ekonomi masyarakat Purbalingga.

“Sertifikat tanah yang diterima masyarakat dapat “disekolahkan” untuk menambah modal usaha, khususnya usaha kerajinan bambu yang banyak digeluti masyarakat Banjaran,” pungkasnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *