05/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bupati Pantau PPKM Darurat di Cilacap, Ini Pesannya

CILACAP (BANYUMAS POS) – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji memantau jalannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Cilacap pada hari Minggu (4/7/2021).

Di sela-sela kegiatan, Bupati berpesan kepada Camat serta Lurah di Cilacap Kota untuk terus memonitor PPKM di wilayahnya masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati memantau beberapa lokasi diantaranya Pasar Gede, Teluk Penyu, Posko PPKM Mikro Kelurahan Sidakaya Cilacap Selatan, Kantor Kecamatan Cilacap Tengah, Pasar Tanjungsari dan Lapangan Eks-Holcim Jalan Damar, Cilacap Utara.

Selain melakukan pemantauan, Bupati juga menggelar apel pagi di Kecamatan Cilacap Tengah dengan memberikan instruksi kepada Forkopimcam dan Satgas Covid-19 wilayah dilanjutkan penyemprotan desinfektan.

“Pokoknya sekarang yang terpenting adalah menjaga masyarakat, sudah banyak korban, sampai pemakaman mulai penuh. Jangan sampai kita atau kerabat kita menjadi korban. Harus sehat.” ujar Bupati kepada peserta apel.

Tercatat, per tanggal 3 Juli Kabupaten Cilacap mengalami penambahan kasus aktif sebanyak 90 kasus, sehingga total kasus positif aktif di Cilacap mencapai angka 2.763 dengan penambahan kasus meninggal sebanyak 28 kasus.

Karena itu, Bupati memerintahkan seluruh lapisan pimpinan di Kabupaten Cilacap untuk bisa memegang tanggung jawab dalam menjalankan PPKM dan menjaga warganya untuk tetap mematuhi aturan dan Prokes.

PPKM darurat ini memperketat beberapa aturan seperti pelaksanaan shalat Idul Adha yang dilakukan di rumah masing-masing serta pembagian daging qurban menggunakan kupon untuk menghindari terjadinya antrian.

Adapun pembatasan jam operasional Pasar, dan pembatasan jumlah tamu untuk pernikahan sebanyak 10-20 orang untuk akad nikah serta dilarang menggelar resepsi pernikahan.

“Kita harus tegas, Cilacap nomor satu di Jawa Tengah dan Indonesia ada di urutan kedua di Asia. Semoga PPKM Darurat ini sukses dan jumlah kasus aktif bisa berkurang,” kata Bupati.

Bupati menekankan kepada semua pihak agar sama-sama bekerja.

“Camat, Lurah, Polisi, TNI, Satpol PP, Pokdar, semua harus ikut mengawasi jalannya PPKM Mikro Darurat ini,” tambahnya.

Tatto berpesan, jika ada warga yang positif dengan gejala ringan, sebaiknya melakukan isolasi mandiri di rumah dengan penjagaan dan pemantauan penuh dari satgas di wilayahnya.

“Gejala ringan di rumah saja, tidak perlu ke rumah sakit karena semuanya sudah penuh. Nanti Lurah atau Camat pantau mereka, beri bantuan, jalankan lagi Jogo Tonggonya,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *