16/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bupati Lantik Sekda Purbalingga, Ini Pesannya

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga. Kini, Herni Sulasti resmi menjadi Sekda Kabupaten Purbalingga.

Pelantikan yang digelar Rabu, (15/9) di Pendopo Dipokusumo berdasarkan atas unggulnya Herni Sulasti dalam mengikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda, dan ditetapkan dalam Surat Keputusan Bupati Purbalingga No: 821.2-062 Tahun 2021.

Tiwi berpesan, bahwa keberhasilan hal positif yang diraih di Kabupaten Banyumas dapat ditularkan, dan diwujudkan di Kabupaten Purbalingga.

“Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Banyumas terealisasi saat Ibu menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Saya ingin dalam tahun 2022 mendatang MPP ini harus ada di Purbalingga,” tegasnya.

Bupati menambahkan, bahwa saat menjadi Inspektur Daerah Ibu telah berhasil membawa nilai Monitoring Centre Off Prevention (MCP) Kabupaten Banyumas jadi sangat tinggi yakni 90. Dimana MCP merupakan sistem area intervensi yang dibuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah tindak pidana Korupsi.

“Kabupaten Purbalingga nilai MCP masih di angka 77. Tentunya hal ini menjadi sangat penting untuk pengawasan dan pengendalian lnternal sangat perlu dimaksimalkan. Karena saya tidak ingin ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Purbalingga yang masuk bui hanya kerana penyelewengan anggaran,” tandasnya.

Bupati berharap, dalam tuntutan tersebut tentunya menyesuaikan kondisi, kearifan lokal serta menyesuaikan kemampuan anggaran. Meski kemampuan fiskal yang sangat terbatas, namun tetap dapat mendayagunakan dan memaksimalkan kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan utama kepada masyarakat.

“Saya meminta dan mewajibkan kepada seluruh jajaran ASN untuk mendukung penuh Bu Herni selaku Sekda. Bergerak satu langkah satu tujuan untuk kemajuan pemerintahan Kabupaten Purbalingga,” pinta Bupati.

Agenda terdekat, lanjut Bupati, tahun 2022 akan ada pembahasan APBD. “Saya menugaskan agar Sekda dapat mencermati kemampuan anggaran, kemudian mengawal pembahasan APBD tahun 2022 dengan DPRD,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Sekda selaku Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) akan mempersiapkan proses mutasi dan pengisian JPT Pratama (Eselon ll) ada 8 kekosongan.

“Tahun 2022 diharapkan kita sudah full personil, dan saya ingin target kinerja pemerintahan, baik SAKIP, MCP, Indeks Reformasi Birokrasi harus ada proses peningkatan,” harapnya.

Sementara, Sekda Kabupaten Purbalingga terlantik, Herni Sulasti SH MH CfrA mengatakan, bahwa akan mengingat betul tuntutan dan tantangan yang telah diungkapkan Bupati. Meski demikian, selaku Sekda tidak bisa kerja sendiri.

“Tidak ada Super Woman, tidak ada Superman, adanya adalah Super Team. Jadi pada kesempatan ini, saya mengajak semua pejabat atau ASN termasuk stakeholder pemangku kepentingan, Forkopimda, akademisi, Tokoh Masyarakat kita satu padu, mohon dukungan kerjasamanya,” pungkasnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *