20/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bupati Kebumen Salurkan Bantuan Beras Perdana Untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Pemkab Kebumen terus berupaya untuk mendorong kembali memulihkan roda ekonomi dan membantu masyarakat dengan memberikan bantuan sosial berupa beras. Lounching Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM Darurat 2021 dilakukan di Pendopo Rumdin Bupati Kebumen, Selasa (20/7/2021).

Bulog Magelang Cabang Kedu memberikan beras sebanyak 1.188 ribu ton untuk Bantuan sosial kepada penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kebumen. Sebelumnya Kementerian Sosial telah menambah bansos 10 kg beras bagi tiap BST dan PKH.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa kemarin Pemkab Kebumen mendapat berita bahwa mendapatkan Bansos melalui Bulog sebanyak 1.088 ton untuk masyarakat Kebumen.

“Hari ini langsung saya perintahkan untuk didistribusikan. Alhamdulillah dari Bulog sangat siap, walaupun ini adalah hari libur, mereka tetap antusias untuk melayani masyarakat. Ini membuktikan bahwa sinergisitas dari Pemkab Kebumen dengan BUMN dalam hal ini Bulog berjalan dengan baik,” kata Bupati.

Arif juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinsos beserta jajarannya, hari ini juga akan langsung didistribusikan kepada masyarakat.

“Karena ini dalam rangka PPKM Darurat, Bulog harus membuat strategi khusus dalam pembagian agar tidak menimbulkan kerumunan ataupun berkumpulnya masyarakat terlalu banyak. Insyaallah akan didistribusikan ke desa-desa. Jadi perlu sedikit waktu dan bersabar melaksanakan distribusi,” ungkapnya.

Secara tekhnis sesuai dengan aturan, Bupati hanya bisa mengeluarkan 100 ton beras per tahun untuk cadangan darurat posisi Darurat Covid-29. Bupati sudah memberikan dispo untuk mengeluarkan 100 ton beras.

“Selain bantuan dari Kemensos melalui Bulog, ada juga bantuan dari PT Pos sebesar Rp 600 ribu ditambah beras 10 kg. Pemkab juga akan memberikan Bantuan sosial. Karena anggarannya sangat terbatas, sehingga kita harus fokus dengan warga yang terdampak di wilayah-wilayah isolasi,” jelasnya.

Kepala Dinsos Kebumen, Eko Widianto mengatakan, ini dalam rangka PPKM Darurat melalui beras CBB antara Bulog dan kementerian Sosial untuk membantu serta meringankan beban masyarakat, namun terbatas pelaksanaannya terkait dengan aktifitas selama PPKM.

“Pemerintah juga membantu tambahan berupa beras kepada KPM penerima program PKH dan bantuan sosial tunai atau BST melalui Pos. Masing-masing mendapat 10 kg yang penyediaan beras tersebut telah disiapkan dari Bulog,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa pihaknya hanya membantu mengkoordinasikan dan melaksanakan monitoring agar bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat sesuai dengan data yang sudah divalidasi dari Kemensos.

“Penerima yakni yang sudah masuk di program atau sudah menerima program PKH dan BST. Sedangkan untuk umum seperti kemarin dari APBD, kita berikan kepada juru parkir, sopir angkutan kota, tukang becak dan para Pedagang Kaki Lima, namun untuk pedagang ini melalui Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi,” terangnya.

Eko berharap, bantuan ini bisa membantu masyarakat serta wabah corona ini benar-benar bisa ditekan sehingga Kebumen bisa normal kembali dan peelunya dukungan serta kerjasama dari masyarakat saat ini.

Sementara itu, Warga Selang, Kebumen, Nurkholifah dan Rofingatun penjual mie terdampak PPKM Darurat merasa terharu dan senang karena mendapat bantuan dari Pemerintah.

“Kami tidak mempunyai sawah sehingga tidak mempunyai penghasilan lainnya dan bantuan ini sangat membantu sekali. Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Kebumen,” ucapnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *