01/05/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bupati Cilacap Sholat Subuh Bersama Warga, Ini Pesannya

CILACAP (BANYUMAS POS) – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji kunjungi Masjid Assa’adah, di Jalan Raya Jeruklegi – Cilacap RT 06 RW 01 Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Kunjungannya tersebut dalam rangka Safari Ramadhan di wilayah Kabupaten Cilacap. Dalam kunjungannya, Bupati melaksanakan sholat subuh berjamaah bersama warga masyarakat setempat, Sabtu (1/5/2021).

Kegiatan diikuti, Camat Jeruklegi, Rosikin, Kepala Desa Jeruklegi Wetan, Evy Sulistyawan, Danramil 02/Jeruklegi, Kapten Inf Taryun, Kapolsek Jeruklegi, AKP Sulimin, Kepala UPT Dinas Instansi se-Kecamatan Jeruklegi, Imam Masjid Assa’adah, Kyai Mujahid dan Takmir Masjid Enong Caryoto

Dalam tausiyahnya, Bupati menyampaikan kita semua wajib bersyukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk beribadah kepada Allah SWT, terutama di bulan suci ramadhan yang penuh hikmah ini.

Dia pun merasa bersyukur bisa sholat subuh berjamaah dengan warga Desa Jeruklegi Wetan.

“Saya bersyukur dan senang sekali bisa melaksanakan sholat subuh berjamaah karena sedari kecil sudah mendapat didikan dari keluarga untuk sholat subuh berjamaah,” kata Bupati.

Dihadapan para jamaah Masjid Assa’adah, Bupati juga menjelaskan tentang kunci menjadi orang yang sukses.

“Untuk menjadi orang sukses yang pertama adalah pendidikan karakter atau akhlak dan belajar. Yang terpenting yaitu doa dan ridho dari orang tua, terutama doa ibu,” ungkapnya.

Dalam kesempatannya, Bupati menghimbau kepada para jamaah untuk tidak terjerumus kepada paham Islam radikal dan terorisme.

Selanjutnya, hal tersebut dapat diantisipasi apabila mereka mengaji kepada guru yang benar dan menjadikan Medsos maupun You Tube menjadi sarana mengaji yang belum tentu kebenarannya.

“Orang dahulu tidak ada yang menjadi teroris karena mengajinya ada gurunya, namun seiring kemajuan teknologi, sekarang banyak anak-anak yang mengaji melalui Medsos, YouTube dan lainnya sehingga tidak mempunyai guru,” ujarnya.

Menurutnya, ibarat minum obat tanpa resep dokter sehingga mengakibatkan paham radikal, Islam yang arogan dan timbul terorisme.

Dia menambahkan, zaman dahulu masjid disamping digunakan untuk ibadah dan mengaji, digunakan juga untuk memecahkan masalah baik masalah pribadi seseorang maupun untuk masalah umat.

“Saya juga merasa senang karena di masjid ini sudah melaksanakan protokol kesehatan dalam musim pandemi Covid-19, menjaga jarak dan memakai masker. Semoga ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini diterima oleh Allah SWT,” ucapnya.

Diakhir safari ramadhannya, Bupati Cilacap memberikan tali asih dan kenang kenangan kepada Takmir dan Marbot Masjid Assa’adah Desa Jeruklegi Wetan. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *