15/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bupati Banjarnegara Kunjungi Sinden ODGJ Yang Dipasung, Bantu Pengobatan

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengunjungi tempat tinggal Ny Am (45) warga RT 04 RW 02 Desa Simbang, Kecamatan Mandiraja kabupaten Banjarnegara, Jumat (13/8/2021).

Saat baru datang, Bupati Budhi Sarwono, langsung mengulurkan minuman sambil mengajak perempuan itu untuk beristighfar dan sholawat.

Ny Am adalah seorang sinden yang mengalami gangguan mental atau biasa disebut ODGJ. Namun, ia tetap berbicara. Karena Ny Am adalah seorang sinden, sehingga banyak menyebut nama beberapa dalang kondang dan sinden-sinden yang merupakan teman-temannya pada beberapa tahun silam.

Diketahui, Ny Am dulunya seorang seniwati (sinden) yang cukup punya nama. Dia terkenal dengan suaranya yang merdu dan khas, dan pada tahun-tahun lalu, kerap mengisi pentas-pentas wayang dengan dalang-dalang kondang di Banjarnegara.

Ny Am dulunya juga seorang seniwati (sinden) yang cukup punya nama. Dia terkenal dengan suaranya yang merdu dan khas, dan pada tahun-tahun lalu, kerap mengisi pentas-pentas wayang dengan dalang-dalang kondang di Banjarnegara.

Namun seiring perjalanannya, beberapa masalah menghinggapi bahkan suami menceraikannya lantaran tidak setuju dengan profesinya. Masalah demi masalah muncul menyebabkan jiwanya tergoncang atau banyak disebut, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kepada pihak keluarga, Budhi mengatakan, maksud kedatangannya adalah untuk membantu Ny Am yang sempat dipasung keluarga selama dua bulan di rumah orang tuanya.

Bupati kemudian mohon ijin pada Sainuri (83) orang tua Ny Am untuk membawa putrinya untuk diobati.

“Semoga pulang nanti sudah sehat. Kami mendapat laporan dari masyarakat, maka hari ini saya menjemput Si Mba, semoga Pemkab Banjarnegara nanti bisa melayani dengan baik,” katanya sembari memberikan bantuan semabako yang diterima langsung oleh Sajuri (83 th), ayahanda Ny Am.

Budhi Sarwono yang didampingi Plt Kepala Dinsos dan Forkompimca Kecamatan Mandiraja mengaku sudah berkoordinasi untuk membawa Ny Am ke Banyumas, dan setelah pulih akan dirawat di panti sosial Pamardi Raharjo Pucang.

“Hari ini, saya bersama teman-teman dari Dinsos, Forkompinca, Pak Camat, Pak Danramil, Pak Kapolsek hadir. Kami pemerintah hadir untuk rakyat. Kita manunggal untuk rakyat. Kami bawa Ny Am semoga pulang sudah kembali menjadi warga negara yang baik,” imbuhnya.

Saat mau berangkat, Ny Am meronta karena tidak bersedia dibawa. Setelah dibujuk bahwa tujuannya adalah ke pentas wayang dan teman-temannya sudah menunggu, barulah Ny Am mau.

“Nyanyine bagus, harus minum susu. Nanti nyinden dengan saya. Ayo diminum dulu, Nanti saya panggilkan teman-temanmu, sudah menunggu di sana. Kau sudah ditunggu, ayo berangkat,” rayu bupati.

Ayah Ny Am, Sajuri mengaku senang atas kehadiran bupati. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemkab khususnya Dinas Sosial, Kecamatan, Polsek, Danramil Mandiraja, TKSK dan desa setempat.

Sajuri menyampaikan, tega memasung anaknya bukan karena tak mengasihinya, justru karena kasih sayangnya yang begitu besar, sembari menunggu bantuan dari Pemerintah.

“Alhamdulillah, tolong anak kami pak, semoga bisa pulih seperti sedia kala. Terima kasih bapak bupati,” ucap bapak sembilan anak ini kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *