22/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Buku ‘Rupa Rupa Pendidikan’ karya Thomas Sutasman, Sumber Inspirasi Menjadi Guru

CILACAP (BANYUMAS POS) – Menjadi penyemangat sekaligus sumber inspirasi bagi orang lain, hal inilah yang mendorong Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Pius Cilacap, Thomas Sutasman bersemangat membuat karya buku.

Guru matematika tersebut membuat karya buku non fiksi perdana berjudul ‘Rupa Rupa Pendidikan’ yang berisi tentang dunia pendidikan dengan tujuan memberikan motivasi kepada pembaca, khususnya kepada guru.

“Pesan yang saya sampaikan di dalam buku ini adalah sebagai guru harus memiliki literasi yang kuat, terutama membaca. Karena membaca itu menjadi patokan dasar untuk mengkontekstualkan tanda-tanda zaman yang berpengaruh terhadap pendidikan,” ungkap Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Pius Cilacap, Thomas Sutasman.

Dia menambahkan, bahwa guru juga tidak hanya ahli di bidangnya atau urusan administrasi saja, melainkan harus selalu belajar agar berkembang. “Misalnya sebagai guru matematika itu tidak hanya melulu belajar matematika, akan tetapi juga belajar hal yang lain sehingga menjadikan diri menjadi berkembang,” ujarnya, Selasa (21/9/2021).

Selain itu, pembenahan sistem di bidang pendidikan tertuang di dalam karya buku yang dibuat oleh Thomas selaku penggagas yang disampaikan melalui tulisan. “Saya harapkan mungkin ada sistem atau hal yang mungkin dibenahi dalam dunia pendidikan dan saya mempunyai ide yang dituangkan dalam penulisan ini yang dapat memberikan solusi agar menjadi lebih baik,” harapnya.

Thomas mengungkapkan, berawal dari beberapa tulisan berbentuk opini hasil karyanya yang diterbitkan di surat kabar, kemudian ia rangkai menjadi suatu karya buku.

“Saya memiliki kebiasaan membaca, dari buku-buku yang saya baca inilah sebagai dasar untuk refleksi, lalu saya kontekstualkan ke dalam situasi pendidikan yang ada kemudian saya wujudkan menjadi sebuah karya buku,” tandasnya.

Karya buku miliknya mendapat respon positif dari pihak sekolah. Menurut Thomas, teman-teman guru sangat mendukung, bahkan ada beberapa guru yang tertarik ingin membuat buku juga.

“Saya ingin menginspirasi teman-teman guru melalui buku ini untuk bisa menuangkan ide maupun gagasan lalu menuliskannya dan dibaca oleh orang lain. Apalagi kalau pembelajarannya bagus bisa menjadi praktik pembelajaran yang bisa dipakai oleh orang lain,” ucapnya.

Buku Rupa Rupa Pendidikan ini, kata Thomas tidak dipasarkan, namun disebarluaskan melalui Sosial media baik facebook maupun instagram agar diketahui dan dibaca publik.

“Ketika banyak yang berminat, kemungkinan bisa saya jual. Dan jika ada yang ingin membaca dan ingin belajar dari buku ini, saya perbolehkan untuk membacanya. Saya pun merasa senang karena mendapat apresiasi dari pembaca dan tanggapannya bagus,” bebernya.

Thomas berharap, dengan buku Rupa Rupa Pendidikan hasil karyanya ini bisa memberikan manfaat di dunia pendidikan. Ia berkeinginan menjadi bagian dari solusi dalam dunia pendidikan.

“Selain itu dapat memacu orang lain untuk membuat buku, namun yang utama adalah memacu untuk membaca lalu menulis. Mudah-mudahan buku yang saya buat ini bisa menjadi sumber inspirasi bagi orang lain,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *