30/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Bed pasien Corona Penuh, RSI Banjarnegara Dirikan Tenda Darurat Untuk Pasien

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Bed pasien Corona di Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara, Jawa Tengah penuh terisi oleh banyaknya pasien Covid-19. Pihak rumah sakit pun terpaksa mendirikan tenda darurat.

Direktur RSI Banjarnegara, Agus Ujianto, mengatakan bahwa tenda yang didirikan di sebelah timur Instalasi Gawat Darurat (IGD) ini untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pasien. Ia menyebut, terjadi penumpukan pasien di IGD antara 10 orang sampai 12 orang setiap harinya.

Agus menjelaskan bahwa tenda tersebut digunakan jika terjadi penumpukan pasien di IGD, kalau per pasien yang menunggu sekitar 10-12 pasien. Terakhir sampai 20 pasien menunggu pernah terjadi.

“Kami hanya berjaga-jaga karena kapasitas tempat tidur di IGD hanya 12 tempat tidur. Jadi ada kenaikan mulai akhir Mei. Awal Juni sudah luar biasa setelah terjadi zona merah dan hitam di daerah Pantura,” tandasnya, Selasa (29/6/2021).

Mungkin karena mobilitas yang luar biasa dan trafik di Banjarnegara juga tinggi pergeseran juga akan terjadi di semua kabupaten di Jawa Tengah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Penunjang Medis RSI, dr Masrurotut Daroen mengatakan saat ini dari 60 tempat tidur untuk pasien Covid-19 semua terisi. Termasuk tempat tidur untuk bayi dan ibu melahirkan.

Ketua IDI Banjarnegara Agus Ujianto menjelaskan bahwa tempat tidur untuk pasien Covid-19 semua full. Tiap harinya silih berganti keluar masuk lagi.

“Saya kira tidak (berebut dan klaim perawatan pasien Covid-19). Semua saja sudah protokol. Jadi saya kira bidan orang hamil harus diswab itu ada protokol. Kami semua Tenaga kesehatan mengikuti protokol,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasien mengontak pihak Rumah Sakit dan Rumah Sakit Islam dinilainya paling ringan untuk menolong orang.

“Jadi siapa pun yg sakit di rumah selagi kami mampu kami jemput,” tambahnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *