27/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Babinsa Koramil 07/Kejobong Pantau Pemudik Masuk Wilayah Binaannya

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Masih adanya pandemi Covid-19 hingga kini membuat Pemerintah terus berupaya menekan laju penyebarannya melalui berbagai kebijakan maupun aturan.

Salah satunya seperti yang saat ini diterapkan yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga ke tingkat Kelurahan maupun Desa.

Pemerintah sendiri telah beberapa kali melakukan perpanjangan kebijakan PPKM berskala mikro ini, tak terkecuali Kabupaten Purbalingga yang belum lama ini.

Melalui Surat Edaran (SE) Bupati Purbalingga Nomor : 300/6806 dengan memperpanjang PPKM berskala mikro hingga ke tingkat Kelurahan maupun Desa terhitung mulai tanggal 20 April hingga 3 Mei 2021 dengan evaluasi secara dinamis terhadap perkembangan epidemiologis dan kepatuhan masyarakat dalam penerapan Protokol kesehatan.

Kelurahan maupun Desa di wilayah Purbalingga turut serta mendukung serta melaksanakan kebijakan Bupati dengan memberdayakan berbagai unsur yang ada termasuk melibatkan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas serta petugas lainnya dan masyarakat di Kelurahan ataupun di Desa masing-masing.

Salah satunya di Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga turut serta melaksanakan PPKM berskala mikro.

Berawal dari adanya dua orang pemudik yang pulang dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau ke kampung halaman Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong.

Melihat hal tersebut, Ketua RT kemudian melaporkan kepada pihak Desa dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan dan pengecekan kepada dua orang pemudik dari luar daerah tersebut oleh petugas medis dengan didampingi Babinsa setempat.

Babinsa Koramil 07/Kejobong, Serma Maryono membenarkan adanya informasi tersebut di Desa Lamuk tentang adanya dua orang pemudik dari luar daerah yang masuk ke wilayahnya.

Selanjutnya, sesuai aturan, Babinsa bersama Tim Satgas Covid-19 yang ada di Desa segera mengecek baik administrasi perjalanan, identitas diri maupun bukti pemeriksaan kesehatan bebas Covid-19 berupa Rapid Tes, Selasa (27/4/2021).

“Dua orang pemudik ini atas nama Kholid Eko W (48) dan Sidik (38) warga Desa lamuk yang baru saja mudik dari Tanjung Pinang Riau, padanya sesuai prosedural kami cek administrasinya dan kita perintahkan untuk melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah khususnya Peraturan Bupati (Perbub) Purbalingga tentang PPKM Berskala Mikro guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *