19/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Awal Agustus Rotary Walet Mulai Aksi Sosial Untuk 5 Rumah dan Water

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Selain Komunitas Sedulur Kebumen, ada juga Rotary Walet Kebumen yang melakukan aksi sosial berupa bedah rumah di 5 titik yang ada di Kebumen.

Acara serah terima bantuan yang dilaksanakan Senin (19/7/2021) di Gedung F komplek sekda Kebumen dihadiri Bupati Kebumen, Arif sugiyanto dan sesepuh Sedulur Kebumen sekaligus President Rotary Walet Kebumen, Sugeng Budiawan, Santoso Budiawan.

Tampak hadir, Rachael Yuliani, Anggota DPRD Kebumen, Supriyanto atau yang akrab disapa Dodi, Hargo yohanes, Agus Susanto, Hardi N, Kepala Desa Penimbun, Saijan Serta Forkompimcam Karanggayam.

Rotary Walet Club merupakan organisasi International yang hadir di Kebumen dan terbentuk pada 2 mei 2021.

Para tokoh yang tergabung dalam organisasi internasional tersebut diantaranya Wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih, Owner Muncul Group, Sugeng Budiawan, Santoso Budiawan, Ketua PSMTI Kebumen, Bobyn Soebiyanto, Ny Lilis Nuryani (istri mantan Bupati Kebumen, Mohammad Yahya Fuad) serta sejumlah anggota DPRD Kebumen.

Adapun Sugeng Budiawan didapuk sebagai Chatered President (CP) Rotary Club of Walet Kebumen dan Rachel Yuliani selaku District Officer Public Image DIY dan Jateng 2021-2022 perwakilan Rotary Club.

Sugeng Budiawan mengatakan, perwakilan Rotary Club pencari dana dari luar negeri dan Rotary sudah dikukuhkan di bulan Juni. Kemudian langsung membuat proposal ke luar negeri.

“Sekarang sudah di ACC 5 rumah sekaligus dan water, karena di satu Desa ada yang Desa yang kekeringan yaitu desa Ginandong dan akan mendapat bantuan peralon sepanjang 2 km,” jelasnya.

Sementara itu, Rachel Yuliani mengatakan, untuk 5 rumah tersebut, uang sudah dikirim kemarin dan pihaknya sudah mendapat email dari Belanda pada tanggal 30 Juni lalu.

“Segera akan dimulai setelah kita koordinasikan dengan Muspika setempat. Ketika saya mengajukan, saya menyatakan bahwa Indonesia ini mempunyai cultur atau budaya gotong-royong dan pihak Belanda sangat appreciate hingga akhirnya menyetujui dengan cepat dan uang turun dengan cepat juga,” ungkapnya.

Pihaknya juga sudah mensurvey beberapa waktu lalu bersama Bupati dan tersisa 4 yang belum di survey.

“Rencananya awal agustus 2021 kegiatan bedah rumah dan pemasangan pipa akan segera dimulai karena daerah tersebut saat musim kemarau warga kesulitan air bersih sehingga akan kami garap secepatnya,” pungkasnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *