27/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Aksi Bersih Sampah Sungai Serayu, Bentuk Kepedulian KMPA IGHOPALA UNUGHA Terhadap Lingkungan

CILACAP (BANYUMAS POS) – Dalam rangka memperingati World Clean Up Day yang diperingati pada 18 September, Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) IGHOPALA Universitas Nahdatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Kesugihan, Minggu (26/9) menggelar aksi bersih-bersih sampah di area jembatan Sungai Serayu, Desa Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.

Dalam aksinya tersebut, Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) IGHOPALA Universitas Nahdatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Kesugihan gandeng Forum Pecinta Alam Gabungan Siswa (FORPAGANSI) Cilacap dan pemerhati lingkungan. Kegiatan diikuti Babinsa Koramil 06/Kesugihan, Serda Hartoyo dan anggota Polsek Kesugihan serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Cilacap.

Kooordinator lapangan aksi bersih-bersih sampah, Dita Ameliya menyampaikan bahwa bersih-bersih sampah ini dilakukan karena melihat kondisi lingkungan tersebut yang sangat memperihatinkan yang tercemar karena adanya sampah rumah tangga maupun sampah sejenisnya.

Dita mengatakan, lokasi tersebut terdapat banyak sampah yang menumpuk akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat yang membuang sampah rumah tangga atau sampah sejenisnya di sekitar Sungai tersebut. Menurutnya, akan berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.

“Oleh karena itu, berawal dari suara masyarakat sekitar yang merasa terganggu adanya bau yang ditimbulkan oleh sampah di area tersebut, kami selaku Mahasiswa Pecinta Alam melakukan bersih-bersih sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, semenjak adanya sampah di lokasi tersebut, Serayu kini dialihfungsikan sebagai tempat pembuangan sampah yang semula difungsikan sebagai tempat bersantai dan tempat edukasi para pelajar.

“Mereka berasumsi bahwa Sungai Serayu itu merupakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sementara Serayu bukanlah tempat sampah. Melihat hal itu, kami sangat menyayangkan dan perlunya perhatian serius dari semua pihak agar nantinya Serayu tidak lagi dijadikan tempat sampah,” ujarnya.

KMPA IGHOPALA UNUGHA Kesugihan meminta adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk menyediakan tempat penampungan sampah atau countainer sampah di area Serayu. Selain itu, mendorong masyarakat dan Pemerintah Desa untuk peduli terhadap lingkungan.

“Adanya aksi bersih-bersih sampah ini, kami harapkan akan menghasilkan lingkungan yang bersih kembali. Meskipun belum maksimal, namun kami sudah berupaya untuk mengembalikan lingkungan seperti sedia kala yang bebas dari sampah,” kata Dita.

Sementara, Ketua KMPA IGHOPALA UNUGHA Kesugihan, Sangidun menambahkan bahwa dalam hal ini pihaknya ingin berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan aksi bersih sampah di sekitar Sungai Serayu ini sebagai upaya penanggulangan bencana yang akan terjadi akibat pencemaran tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan cinta lingkungan, cinta kebersihan dan mengedukasi warga agar jangan membuang sampah di sungai,” harapnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *