02/01/2022

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Akibat Hujan Lebat, Ruas Jalan di Desa Sirau Alami Tanah Longsor

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Hujan lebat yeng mengguyur Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Akibatnya, beberapa rusa jalan yang menuju Desa Sirau, tepatnya di Siregol Superland mengalami bencana tanah longsor, Sabtu (01/01/2022).

Kepala Desa Sirau, Dirun mengatakan, hujan deras di wilayah Desa Sirau dan sekitarnya terjadi sejak pukul 13.30 WIB yang mengakibatkan timbulnya tanah longsor di beberapa titik.

Dirun menjelaskan, tanah longsor terparah berada di Siregol Superland. Longsoran tanah tersebut menutup jalan yang menghubungkan Desa Sirau dengan pusat Kecamatan. Dan hingga saat ini, akses jalan belum bisa dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

“Pada hari ini sudah kita lakukan gotong royong bersama warga masyarakat Desa Sirau, Forkopimcam dan BPBD Purbalingga, namun belum selesai karena banyaknya titik longsor dan tebalnya longsoran material yang menutut akses jalan,” ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakan Dirun, oleh karenanya, pihaknya meminta BPBD Purbalingga agar mendatangkan alat berat untuk menyingkirkan material longsoran yang menumpuk tersebut.

“Kami berharap bantuan dari Pemda guna mengatasi tanah longsor tersebut agar akses jalan yang menghubungkan Desa Sirau sampai ke pusat Kecamatan hingga Kabupaten bisa cepat bisa dilalui kembali,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada warga masyarakat apabila terjadi hujan lebat kembali, diminta agar segera mengungsi ketempat yang lebih aman, mengingat bahwa Desa Sirau masuk zona merah rawan bencana tanah longsor.

Sementara itu, Lukman, warga Desa Sirau seorang pedagang sayuran keliling mengaku kaget setelah melihat longsoran tebal yang terjadi di beberapa titik yang mengalami longsor secara bersama.

“Akibat dari musibah ini, warga masyarakat Desa Sirau menjadi terisolir dan tidak bisa keluar, termasuk saya menjadi tidak bisa berdagang untuk mencari kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Dia juga berharap kepada Dinas terkait agar segera mendatangkan alat berat, sehingga longsoran dapat segera diatasi.

“Kalau dengan alat berat bisa cepat selesai sehingga jalan bisa dilalui lagi dengan lancar, mengingat itu akses jalan satu-satunya untuk menuju ke Kecamatan atau ke Kabupaten,” ujarnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *