01/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Kemendikbud Akan Cek Aduan Sekolah Gelar Tatap Muka di Daerah PPKM Level 4

JAKARTA (BANYUMAS POS) – Kemendikbud-Ristek mengecek laporan sekolah yang nekat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah PPKM level 3 dan 4. Bahkan, sejumlah sekolah disebut menggelar PTM dengan membiarkan siswa tidak menggunakan seragam.

“Akan dicek laporan tersebut di daerah mana dan konfirmasi ke dinas-dinas di wilayah yang dilaporkan,” kata Plt Kabiro Humas Kemendikbud-Ristek Hendarman dikutip detik.com.

Hendarman menegaskan pelaksanaan pembelajaran tatap muka saat ini merujuk pada Instruksi Mendagri Nomor 24,25 dan 26 Tahun 2021. Dalam Inmendagri disebutkan, sekolah di wilayah level 3 dan 4 wajib melaksanakan pembelajaran daring atau PJJ.

“PTM Terbatas hanya boleh dilaksanakan sesuai Instruksi Mendagri dan SKB Empat Menteri,” jelasnya.

Terpisah, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud-Ristek, Jumeri menjelaskan, pedoman pembelajaran di masa pandemi tertuang dalam SKB 4 Menteri. Termasuk penyelenggaraan PTM.

“Kemendikbud sudah mengeluarkan SKB 4 Menteri tentang pembelajaran di masa pandemi beserta panduan PTM,” katanya.

Kendati demikian, kewenangan pembukaan sekolah diserahkan dengan pemerintah daerah. Tentunya, dengan merujuk ketentuan PPKM sesuai Inmendagri.

“Larangan KBM di level 4 dasarnya instruksi Kemendagri, Dikdasmen ada di kewenangan daerah sehingga perijinan KBM ada di Pemda. Kami sudah sampaikan ke Pemda untuk taati regulasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengungkap beragam modus yang dilakukan sekolah demi melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Salah satunya membiarkan siswa tidak menggunakan seragam saat pergi ke sekolah.

Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Fahriza Marta awalnya menanggapi data dari LaporCovid-19 mengenai 29 sekolah di wilayah PPKM level 3 dan 4 menggelar PTM sepanjang Juli.

Dia menganggap laporan ini hanyalah fenomena puncak gunung es semata karena nyatanya banyak sekolah mengakali PTM demi mengelabui petugas.

“Secara kasat mata banyak sekolah yang melakukan PTM tapi mereka mengelabui Dinas Pendidikan tidak menggunakan seragam sekolah dan masuk sekolah dan kemudian Prokesnya sangat lemah tidak ketat,” kata Riza dalam konferensi pers virtual di YouTube LaporCovid-19, Minggu (1/8/2021). (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *