08/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

33 Lansia di Purbalingga Batal Vaksin, Ini Penjelasannya

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Sebanyak 33 Lansia di Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga terpaksa batal divaksin.

Hal itu karena sebelum melaksanakan vaksinasi, calon peserta terlebih dahulu harus menjalani serangkaian tes dan menjawab beberapa pertanyaan pada tahap screening dan mereka tidak lolos dalam tahap ini.

Camat Kejobong, Suwardi saat dikonfirmasi mengatakan, jumlah Lansia di Desa Bandingan yang seharusnya menjalani vaksinasi, Senin (7/6/2021).

“Jumlah yang terdaftar 301 orang Lansia, namun ada 33 orang yang tidak lulus tes screening dan pemeriksaan sehingga yang dapat melaksanakan vaksinasi sementara hanya 268 orang,” jelasnya.

Ening Wiji Sayekti selaku Bidan Desa yang membantu pelaksanaan vaksinasi ini bersama petugas dari Puskesmas Kejobong mengatakan, penyebab tidak lolosnya 33 orang Lansia menjalani vaksin karena rata-rata tensi lebih dari 180/100.

“Ada pun beberapa yang memiliki riwayat alergi yang dapat sampai membuat sesak nafas, memiliki riwayat sakit jantung yang masih sering nyeri/sesak sedang dan asma akut menjadi penyebab mereka tidak dapat menajalani vaksinasi,” ujarnya.

Sementara, Babinsa Koramil 07/Kejobong Desa Bandingan, Sertu Ardi Waluyo yang juga turut memantau jalannya program vaksinasi kepada Lansia di wilayah binaannya ini turut memberikan pesan kepada masyarakat yang hadir.

Ia berpesan, bagi yang belum vaksin harus maksimal menjaga kesehatan diri serta harus selalu melaksanakan Protokol kesehatan (Prokes).

“Ini baru vaksin tahap I, selanjutnya akan ada tahap II. Bagi yang sudah divaksin tetap selalu melaksanakan protokol kesehatan karena divaksin belum tentu dapat sepenuhnya bebas dari ancaman penularan Covid-19,” pungkasnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *