05/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

218 Penyandang Disabilitas di Purbalingga Mendapat Bansos dari Panitia Imlek Nasional

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) Peduli Covid-19 kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Purbalingga.

Bantuan Sosial (Bansos) tersebut berasal dari Panitia Imlek Nasional. Penyerahan dilakukan Bupati secara simbolis di Klenteng Ho Tek Bio, Senin (5/7/2021).

Hadir dalam penyerahan bansos tersebut, Kapolres Purbalingga, AKBP Funnky Ani Sugiharto, Dandim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Decky Zulhas, Kejari Purbalingga, Lalu Syaifudin dan Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Purbalingga, Sri Wahyuni.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan, Bansos yang diberikan kepada warga penyandang disabilitas sebanyak 218 orang.

“Kami mengapresiasi atas kepedulian Panitia Imlek Nasional dan segenap panitia pelaksana pendukung yang telah memberikan bantuan kepada warga masyarakat Purbalingga yang terdampak pandemi,” kata Bupati.

Tiwi berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Apa yang dilakukan Panitia Imlek Nasional merupakan wujud nyata pelaksanaan gotong royong di masa pandemi dan kami atas nama Pemkab dan warga masyarakat mengucapkan terimakasih,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Imlek Nasional Koordinator Purbalingga, Andrian Ming mengatakan, penyerahan Bansos kepada 218 penyandang disabilitas merupakan kegiatan terakhir pembagian Bansos Imlek Nasional.

“Bantuan ini memang kami alokasikan kepada penyandang disabilitas. Masing-masing mendapatkan 10 kg beras dan 20 masker,” jelasnya.

Dia menyampaikan, penyerahan Bansos dari Panitia Imlek Nasional sudah dilaksanakan sejak Maret lalu. Total terdapat 45 ton beras dan 90 ribu masker yang telah dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Purbalingga.

“Kami juga mendapatkan support penuh dari jajaran Polri dan TNI yang telah mengawal sehingga bantuan tersebut tersampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dukung oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI), dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *