24/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

21 Kilogram Serbuk Petasan Kembali Diamankan Sat Reskrim Polres Kebumen

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Sat Reskrim Polres Kebumen, Polda Jawa Tengah kembali berhasil amankan 21 kilogram serbuk petasan berikut lembaran sumbu dalam Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD). Serbuk petasan itu didapat dari lima tersangka berbeda.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman.

Tugiman menjelaskan, sebanyak 15 kilogram serbuk petasan diamankan Sat Reskrim Polres Kebumen, pada Jumat (23/4/2021) sekitar pukul 23.20 WIB di Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen. Barang bukti 15 kilogram itu didapat dari salah satu tersangka berinisial MF (29) warga Desa Candimulyo, Kecamatan Kebumen.

Sedangkan sisanya 6 kilogram diamankan Sat Samapta Polres Kebumen dari empat tersangka lain masing-masing berinisial AG (18) warga Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong, KV (18) warga Desa Piliharjo, Kecamatan Puring, BG (17) warga Kelurahan Panjer, Kebumen dan DF (18) warga Desa Sruweng, Kecamatan Sruweng.

“Barang bukti yang kita amankan tersebut diperoleh dari para tersangka,” kata Iptu Tugiman, Sabtu (24/4/2021).

Keterangan tersangka MF yang diamankan oleh Team Resmob Sat Reskrim Polres Kebumen bahwa serbuk petasan itu rencananya akan dijual melalui jejaring sosial Facebook, namun sebelum melakukan transaksi, aksinya tersebut berhasil digagalkan oleh polisi.

“Lumayan banyak barang bukti serbuk petasan yang diamankan oleh Resmob Sat Reskrim Polres Kebumen,” ucapnya.

Selain serbuk petasan, pada hari yang sama, Unit Reskrim Polsek Prembun juga berhasil menyita 3500 petasan rawit dari tersangka inisial HN (47) warga Desa Prembun, Kecamatan Prembun.

Tugiman menghimbau kepada masyarakat untuk mempertimbangkan kembali jika akan mengedarkan atau membuat petasan mengingat beratnya ancaman kurungan penjara jika terbukti bersalah.

“Para tersangka yang diamankan dijerat dengan Pasal Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 tahun 1951. Ancaman hukuman cukup berat, yakni hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara,” ungkap Iptu Tugiman.

Tugiman menyampaikan bahwa KKYD dengan sasaran Miras dan Petasan memang tengah digencarkan Polres Kebumen.

“Hal ini dilakukan agar pelaksanaan Ibadah Ramadhan bisa berjalan dengan khusyuk, serta perayaan Lebaran bisa lebih khidmat tanpa petasan dan Miras,” imbuhnya.

Warga yang mengetahui jika di daerahnya ada orang yang mengedarkan serbuk petasan atau petasannya agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat.

“Jika mengetahui, segera laporkan. Sekecil apa pun laporan akan kami tindak lanjuti. Awasi anak-anak jangan sampai, menjadi korban ledakan petasan,” tegasnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *